Share

Hari Obesitas Sedunia, Ini 6 Fakta Seputar Obesitas

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 13:54 WIB
$detail['images_title']
Hari Obesitas Sedunia diperingati (Foto: The Indian Express)

HARI Obesitas Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Maret tiap tahunnya, dalam rangka meningkatkan awareness akan bahaya dari kondisi obesitas pada masyarakat dunia.

Obesitas yang masuk dalam kategori penyakit tak menular ini, sejatinya tak boleh dipandang remeh karena merupakan pencetus dari berbagai penyakit. Mulai dari jantung, diabetes, hingga penyakit ginjal.

 obesitas

Jelang Hari Obesitas Sedunia 4 Maret mendatang, mari simak fakta-fakta seputar obesitas seperti yang dipaparkan Dr. Elvieda Sariwati M. Epid. Plt. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dalam gelaran siaran langsung temu media, “Ayo Bersatu, Kita Cegah dan Obati Obesitas”, Rabu (2/3/2022).

1. Angka kasus meningkat

Di Indonesia angka prevalensi yakni jumlah kasus, kejadian, atau keadaan pada titik waktu tertentu dibagi dengan jumlah total populasi) obesitas usia di atas 18 tahun semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2010 ada di angka 11,7 persen, tahun 2013 naik menjadi 15,4 persen, dan melonjak ke 2,8 persen di tahun 2018.

2. Kasus dunia

Data WHO tahun 2016 memperlihatkan kurang lebih 1,9milyar orang usia di atas 18 tahun 39 persen memiliki kelebihan berat badan. 13 persen populasi orang dewasa dunia, 11 persen dari seluruh pria dan 15 persen dari seluruh wanita di dunia mengalami obesitas.

3. Beban

Obesitas jadi faktor resiko antara terjadinya penyakit tidak menular dan merupakan faktor resiko penyebab kematian keenam tertinggi.

4. Pemicu penyakit

Obesitas memberikan kontribusi terbesar obesitas sebagai faktor resiko pada penyakit jantung, diabetes, dan ginjal.

5. Pencetus kematian

Sebagai efek domino dari penyakit jantung, diabetes, dan ginjal. Obesitas juga jadi faktor pencetus kematian. Obesitas dikatakan punya faktor resiko berkontribusi pada penyebab kematian akibat penyakit jantung sebanyak 5,87 persen dari total kematian, lalu diabetes dan ginjal sebanyak 1,54 persen dari total kematian.

 BACA JUGA:Lebih dari 35% Masyarakat Punya Obesitas, Ini 7 Cara Mencegahnya

6. Tingkatkan resiko diabetes

Kegemukan dan diabetes saling terkait erat, pasalnya obesitas meningkatkan resiko hampir 2 kali lipat seseorang bisa terkena diabetes mellitus. Serta hampir 4 kali beresiko mengalami komorbid diabetes melitus dan hipertensi.

(DRM)