Share

Pakar Sebut Singapura Segera Capai Puncak Omicron

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 Februari 2022 15:58 WIB
$detail['images_title']
Omicron makin merebak (Foto: Euractiv)

KASUS Covid-19 yang kian bertambah, sejumlah negara mulai merasa khawatir dengan memprediksi kapan puncak dan turunnya Covid-19 varian Omicron. Pakar kesehatan di Singapura mengatakan, gelombang virus Omicron segera memuncak di negara tersebut.

Diketahui, kasus harian di sana sudah capai 20 ribu yang diperkirakan, sebelumnya menjadi 29.312 pada Rabu (23/2) kemarin.

 Omicron

"Saya menduga puncaknya akan segera tiba," kata Associate Professor Alex Cook, ahli dalam pemodelan perawatan kesehatan, di Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock, Universitas Nasional Singapura, dikutip dari Times of India, Kamis (24/2/2022)

Lebih lanjut, dia memperkirakan gelombang akan mencapai puncaknya dalam dua minggu. Berdasarkan pengalaman dengan peningkatan yang tajam pada kasus dan penurunan jumlah menandakan berakhirnya gelombang Covid-19.

Menurutnya, saat ini memperingatkan bahwa akan ada gelombang di masa depan, seperti yang terjadi dengan patogen endemik lainnya. Karena kekebalan populasi berkurang dan varian baru muncul.

"Untuk sebagian besar waktu dari kenaikan awal hingga puncaknya sekitar 2 bulan meskipun tidak selalu jelas kapan kenaikan awal karena gelombang mikro sering muncul dari gelombang delta," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Associate professor HSU LinYang, ahli penyakit menular di NuS Sw Swee Hock School of Public Health juga mengatakan, gelombang omicron segera sampai dipuncak dalam beberapa minggu.

 BACA JUGA: Bahaya Dampak Omicron pada Anak, Gagal Jantung hingga Diabetes

Dia mengatakan, adanya tekanan pada sistem perawatan kesehatan sebab negara masih dalam masa transisi antara takut akan pandemi dan menerima sebagai endemik.

(DRM)