Share

Sudah di Rumah Saja, Kok Tetap Kena Covid-19? Begini Kata Dokter Reisa

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Dokter Reisa jelaskan titik lengah penularan Covid-19 (Foto: Instagram/@reisabrotoasmoro)

BEBERAPA dari kita atau keluarga mungkin merasa sudah membatasi kegiatan dengan di rumah saja, tapi kok tetap terkena Covid-19?

Dokter Reisa Broto Asmoro membeberkan beberapa titik lengah penularan Covid-19 lewat unggahan di Instagram pribadinya. Selain itu, juga bentuk-bentuk kegiatan yang mungkin sering dilakukan orang-orang terdekat dan membuat seseorang tertular dari orang-orang terdekat.

Pertama ada titik Lengah di lingkungan rumah. Beberapa kegiatan dengan risiko penularan Covid-19 antara lain:

Penularan Covid-19

1. Makan bersama keluarga yang tidak serumah

2. Pegawai rumah pulang-pergi

3. Kumpul keluarga/teman/yang tidak serumah

4. Memanggil tukang service/pijat ke rumah

5. Berbelanja ke pasar atau tukang sayur

6. Menghadiri arisan

7. Membiarkan anak bermain dengan teman-temannya

8. Menerima tamu keluarga/teman

9. Menginap di rumah kerabat

BACA JUGA : Sudah Isoman 10 Hari, Perlukah PCR Lagi?

BACA JUGA : Banyak Orang Tes Covid-19 Mandiri di Rumah, Ini Respons Menkes

Kemudian kedua ada titik lengah di tempat kerja, sekolah dan tempat umum, yakni :

Penularan Covid-19

1. Transportasi umum

2. Tempat beribadah

3. Lift yang penuh

4. Rapat/kerja kelompok

5. Antrian, tempat wudhu serta toilet umum

Selanjutnya ada titik lengah di aktivitas sehari-hari, berupa:

Penularan Covid-19

1. Makan bersama tema-teman (buka maskeer)

2. Foto bersama tanpa masker

3. Mengunjungi mal, bar, restoran, bioskop

4. Berbagai alat pribadi

Lantas, apakah artinya kita tidak boleh beraktivitas untuk mengurangi risiko tertular Covid-19? Dokter Reisa mengatakan, setiap orang tetap boleh berkegiatan, asal tetap disiplin protokol kesehatan.

"Jadi tetap aktif berkegiatan boleh-boleh aja, asal kita tetap konsisten menerapkan 6M ya. Lindungi diri kita, lindungi orang-orang terdekat yang kita sayang," pesan Dokter Reisa.

1
2