Share

Pekan Sarapan Nasional: Pentingnya Omega 3 & 6 bagi Perkembangan Otak Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 18 Februari 2022 08:33 WIB
$detail['images_title']
Pentingnya sarapan sehat untuk anak (Foto: Timesofindia)

PEKAN Sarapan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 14-20 Februari. Diperingati untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya sarapan atau makan pagi, termasuk bagi anak-anak. 

Sarapan penting bagi anak-anak untuk perkembangannya. Terutama sebelum beraktivitas, seperti bersekolah dalam memenuhi kebutuhan gizinya.

sarapan Sehat

Mengingat mereka masa tumbuh kembang sehingga butuh asupan gizi seimbang yang optimal setiap hari. Salah satu nutrisi penting, yaitu omega 3 dan omega 6. Diketahui manfaatnya dapat menyusun sel saraf dalam tubuh.

"Omega 3 dan omega 6 merupakan salah satu asam lemak esensial. Penting karena tubuh kita tidak bisa memproduksi itu, sehingga kita butuh asupan dari luar. Pentingnya asam lemak esensial ternyata menyusun sel saraf yang ada dari ujung kepala sampai ujung kaki," jelas dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SP, GK, Spesialis Gizi Klinik dalam diskusi virtual Sarapan Berisi bersama Blue Band, Kamis (17/2/2022).

BACA JUGA : Sambut Pekan Sarapan Nasional, Heinz ABC Gelar Program Semangat Pagi Indonesia

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa omega 3 dan omega 6 berperan dalam pembentukan sel otak yang terdiri dari lemak. Juga mempengaruhi perkembangan emosional dan kognitifnya yang dibutuhkan anak setiap hari.

"Bukan hanya badannya saja, fisik nambah tinggi atau nambah besar tapi anak juga ada faktor perkembangan gimana perkembangan adalah semuanya. Perkembangan otaknya, perkembangan emosionalnya, perkembangan psikososial, kognitif itu penting sekali," jelasnya.

BACA JUGA : Parah, 60 Persen Anak Indonesia Punya Kebiasaan Buruk Sarapan!

Pemenuhan gizi pada anak, jika tidak tercukupi akan membuat anak kurang berenergi atau mudah mengantuk atau merasa lelah saat beraktivitas. Menurut dr Nadia bahwa banyak anak tidak melakukan sarapan karena peran orang tua yang tidak membiasakan.

"Kita sebagai orang tua sebagai guru, kesehatan harus tetap harus membiasakan untuk bersarapan. Biasanya ya nasi goreng boleh tapi dengan protein-protein yang gampang pagi-pagi apa sih, telur, suwir daging ayam nanti bikin nasi goreng ada sapinya sedikit kemudian kita lengkapi dengan sayur-sayuran," ucap dr Diana

(hel)