Share

Parah, 60 Persen Anak Indonesia Punya Kebiasaan Buruk Sarapan!

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 13:09 WIB
$detail['images_title']
Anak harus dibiasakan sarapan sehat (Foto: Times food)

MENGINGAT pekan sarapan nasional pada 14-20 Febuari mendatang, ternyata kebiasaan sarapan pagi di Indonesia masih cukup rendah. Sekitar 60 persen anak di Indonesia belum memiliki kebiasaan untuk sarapan.

Menurut Dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SP, GK, Spesialis Gizi Klinis, menciptakan kebiasaan baik bagi anak untuk melakukan sarapan menjadi tantangan bagi orang tua. Umumnya hanya minum teh atau susu sehingga capaian sarapan yang bergizi tidak tercapai.

 hanya sarapan minum susu

"Biasanya urusan yang dihadapi itu susah bangunin anak, semacam peringatan buat kita sebagai orangtua untuk mulai mengajak sarapan. Karena ternyata 60% anak di Indonesia belum memiliki kebiasaan untuk sarapan itu hasil riset kesehatan dasar pada 2013 dan sekitar 40% itu sempat sarapan tapi sarapannya tidak sampai 15% dari kebutuhan harian kita," ujarnya dalam acara virtual Sambut Pekan Sarapan Nasional, Kamis (17/2/2022)

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk kebutuhan dasar gizi dalam sarapan seseorang setiap harinya yaitu 20-30 persen. Namun faktanya banyak anak Indonesia tidak mencapai 15 persen, kebutuhan harian dasarnya.

Kebutuhan utama dalam sarapan anak, ia mengatakan perlu adanya kandungan protein. Menu sarapan yang umum disajikan untuk memenuhi nilai gizi sarapan, seperti karbohidrat, protein dan lemak baik yaitu nasi goreng campur telur atau dua buah butir telur.

Pemenuhan gizi pada anak, jika tidak tercukupi akan membuat anak kurang berenergi atau mudah mengantuk atau merasa lelah saat beraktivitas, seperti bersekolah. Menurut dr Nadia bahwa banyak anak tidak melakukan sarapan karena peran orang tua yang tidak membiasakan.

 BACA JUGA:Sering Melewatkan Sarapan, Berikut 4 Dampak Buruknya

"Kita sebagai orang tua sebagai guru, kesehatan harus tetap harus membiasakan untuk bersarapan. Biasanya ya nasi goreng boleh tapi dengan protein-protein yang gampang pagi-pagi apa sih, telur, suwir daging ayam nanti bikin nasi goreng ada sapinya sedikit kemudian kita lengkapi dengan sayur-sayuran," jelasnya

(DRM)