Share

Cek Fakta: Konsumsi MSG Sebabkan Orang Obesitas

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 10 Februari 2022 14:30 WIB
$detail['images_title']
Benarkah MSG bisa picu obesitas? (Foto: Shutterstock)

MENGONSUMSI bumbu MSG sering disebutkan bisa sebabkan obesitas? Benarkah demikian?

Ketua PERGIZI PANGAN Indonesia Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS memaparkan fakta-fakta ilmiah dan jurnal penelitian terbaru tentang MSG, seiring dengan munculnya banyak mitos bumbu umami ini. Menurutnya, siapa saja berisiko mengalami obesitas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa walau tak mengonsumsi bumbu umami.

"Pada prinsipnya, ada banyak faktor pemicu obesitas, ada pemicu dari potensi genetik, potensi gangguan metabolisme, atau juga ketidakseimbangan hormonal," kata Prof Hardin dalam acara webinar Ajinomoto “Benarkah Umami Menyebabkan Obesitas?”.

Dia juga merujuk banyak jurnal penelitian seperti di China dan Vietnam. Telah terbukti bahwa penggunaan MSG tidak menyebabkan overweight atau obesitas.

"Penelitian-penelitian tersebut dimulai dari menggunakan sampel hewan hingga yang terbaru adalah pada manusia, di mulai dari 2008 hingga 2013,” lanjutnya.

msg

Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi di Fakultas Ekologi Manusia IPB Prof Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS juga pernah menjelaskan fakta tentang MSG. Dia mengatakan, mengonsumsi makanan berbumbu umami kaya manfaat.

"Bumbu umami dapat mengontrol nafsu makan, meningkatkan pencernaan makanan berprotein, serta mampu meningkatkan produksi saliva (air liur) yang berperan membantu proses pencernaan senyawa kompleks di mulut, sehingga pada saat sudah di lambung pun kemudian mudah diserap tubuh," tambah dia.

Di samping itu, memakai bumbu umami ini menekan seseorang untuk mengurangi garam berlebihan. Mengingat jika Anda mengonsumsi garam berlebihan berbahaya untuk kesehatan.

“Sebenarnya jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi, namun juga ingin diet rendah garam, dengan menggunakan bumbu umami seperti MSG bisa dijadikan solusi."

"Banyak penelitian di luar negeri seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” tutupnya.

1
2