Share

Dokter Ungkap Covid-19 Sebabkan Depresi, Pelupa hingga Lalilulelo!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 08:01 WIB
$detail['images_title']
Dampak Covid-19 sebabkan Lalilulelo (Foto: Timesofindia)

DAMPAK negatif infeksi Covid-19 terus dipelajari peneliti. Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah dampak infeksi terhadap sistem saraf dan gangguan mental.

Hal ini disampaikan dr Andi Khomeini Takdir, SpPD-KPsi, bahwa dampak infeksi Covid-19 terhadap sistem saraf dan gangguan mental sudah dibuka oleh banyak peneliti.

"Sejak awal cuma ngasih kode tipis-tipis. Enggak mau bikin keriweuhan ekstra," katanya dalam cuitan yang dibagikan kemarin, 2 Februari 2022.

Dampak Covid-19

Di cuitan tersebut, dr Andi juga menjelaskan beberapa dampak buruk Covid-19 terhadap sistem saraf dan gangguan mental, seperti pasien susah tidur, pasien depresi, pasien halusinasi, pasien jadi agak oon (Lalilulelo), pasien pelupa, dan sebagainya.

BACA JUGA : Sembuh Covid-19 Bisa Timbulkan Lalilulelo, Apa Itu?

Cuitan ini menyita perhatian netizen. Sejak cuitan disebarkan di Twitter pada pukul 8 malam, unggahan itu sudah disukai nyaris 17 ribu kali dan dibagikan ulang 4,6 ribuan netizen.

BACA JUGA : Penyebab Pasien Covid-19 Alami Kondisi LALILULELO

Beberapa netizen yang sepertinya penyintas Covid-19 pun banyak yang menceritakan pengalaman hidupnya terkait dengan dampak Covid-19 terhadap sistem saraf dan gangguan mental.

"Termasuk sulit ingat mau nyebutin kata gitu enggak sih? Sekarang kayak makin susah buat nyebut padanan kata atau nama tempat, lokasi, dan sebagainya, padahal tahu tapi pas mau nyebutin pasti enggak ingat. Jadi, kalau lagi ngobrol pasti 'apa tuh yang itu tuh apa namanya?'. Jadi berasa seumuran mamah," ungkap netizen.

Netizen lain bercerita hal serupa. "Benar dok, 1-2 bulan pasca rawat inap karena Covid-19 jadi rasa lemot, susah tidur. Bisa tidur rata-rata jam 2 malam, kadang-kadang deg-degan yang munculnya tiba-tiba," curhat netizen lain.

(hel)