Share

Pasien Omicron Diimbau Sering Konsultasi Telemedisin, Ini Alasannya

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 01 Februari 2022 21:01 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi konsultasi telemedisin. (Foto: Pixabay)

SEBAGIAN pasien infeksi covid-19 varian omicron tidak mengalami gejala dan melakukan isolasi mandiri. Konsultasi dengan dokter melalui layanan telemedisin pun diberikan kepada mereka. Namun, hal ini hendaknya tidak dilakukan pada hari pertama saja, baiknya sesering mungkin.

"Sebaiknya konsultasi dengan dokter (melalui) telemedisin tidak hanya di hari pertama saja, tetapi setiap hari selama masa isolasi mandiri," kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Tjandra Yoga Aditama, seperti dikutip dari Antara, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Simak, 9 Aturan Prokes Perayaan Imlek di Tengah Pandemi Covid-19 

Info grafis covid-19 varian omicron. (Foto: Okezone)

Konsultasi telemedisin ini diperlukan untuk memonitor perkembangan keluhan pasien dari hari ke hari. Lalu kemungkinan keluhan dan atau efek samping saat mengkonsumsi obat yang diberikan, serta kemungkinan menyesuaikan dosis dan/atau memberi obat tambahan bila diperlukan dalam hari-hari menjalani isolasi mandiri.

"Kalau sekiranya memang tidak bisa diberikan pelayanan telemedisin gratis tiap hari, maka akan sangat baik kalau pasien dapat konsultasi harian (lewat telepon) dengan dokter. Bagaimanapun pengawasan harian memang penting, walaupun hanya dengan telepon/WA," ujar Prof Tjandra yang pernah menjabat sebagai direktur penyakit menular WHO Asia Tenggara ini.

Baca juga: Dokter Reisa Ungkap 2 Syarat Pasien Covid-19 Boleh Lakukan Isoman 

Ia menyarankan saat konsultasi pertama bisa melibatkan keluarga yang sehari-hari menangani pasien. Dokter dapat menjelaskan kepada pihak keluarga pasien terkait apa yang harus dilakukan dalam merawat pasien di rumah yang sering kali bukan masalah mudah.

"Kalau pelayanan telemedisin belum bisa melibatkan keluarga yang merawat di rumah, maka baik kalau anggota keluarga mencoba komunikasi dengan dokter atau nakes yang mungkin ada kenalan," paparnya.

Prof Tjandra mengatakan, pelayanan telemidisin merupakan bagian sangat penting dari isolasi mandiri saat ini, terutama karena kasus omicron terus meningkat.

Dia mengingatkan, selain pemberian obat, perlu juga dipikirkan ketersediaan alat kesehatan untuk memantau keadaan kesehatan seperti termometer, tensimeter, dan oximetri untuk mengetahui angka sebagai parameter penting untuk pertimbangan pasien harus masuk rumah sakit.

Baca juga: Darah Tinggi Jadi Penyakit Nomor 1 di Indonesia, Berapa Konsumsi Garam Maksimal Sehari? 

Baca juga: 3 Fakta Penting soal Demam Berdarah, Kena 2 Kali Malah Berbahaya? 

1
2