Share

Ungkap Gejala Omicron, Dokter Reisa: Biasanya 5 Hari Sudah Sembuh

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 31 Januari 2022 19:22 WIB
$detail['images_title']
Dokter Reisa ungkap gejala Omicron (Foto: YouTube/RRI NET OFFICIAL)

KASUS Omicron di Indonesia terus naik. Karenanya, selain patuh menerapkan protokol kesehatan, waspadai dan kenali gejala terinfeksi Omicron. 

Dalam siaran YouTube RRI, Dokter Reisa mengatakan, gejala yang dialami seseorang ketika terkena Omicron biasanya lebih ringan dari varian delta. Meski begitu, Dokter Reisa mengingatkan untuk tidak lengah. 

Dokter Reisa

"Tetapi lebih ringan dari delta bukan berarti serta merta menjadi penyakit yang tak berbahaya jadi kita harus hati-hati yang paling sering muncul adalah sakit tenggorokan batuk kering," ujarnya dikutip Senin (31/1/2022)

BACA JUGA : 2 Pesan Menkes untuk Hadapi Lonjakan Kasus Omicron

Lebih lanjut, ia mengatakan gejala lain dari yang disebutkan tadi, ada juga yang mengalami sakit kepala dan demam. Namun hilangnya penciuman justru jarang terjadi, sedangkan waktu penyembuhan biasanya lima hari.

"Biasanya pada varian omicron lebih cepat sembuh dari biasanya jadi 5 hari itu sudah resolved," jelasnya

BACA JUGA : Kasus Omicron Naik Terus Tiap Hari, Menkes Sebut Bisa 3 Kali Lipat dari Delta

Namun di luar itu, tetap diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan mengecek ke laboratorium. Bertujuan untuk mengetahui terkena varian apa, bukan berpatokan pada gejala yang dialami.

Perlu diketahui, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga menerangkan bahwa gelombang Delta memiliki tingkat keparahan tinggi sehingga pemerintah harus mempersiapkan rumah sakit dengan banyak tempat tidur. Sedangkan Omicron ini yang tinggi adalah penularannya tapi keparahannya rendah.

“Sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau asimtomatik atau gejala sakitnya ringan. Jadi hanya gejala pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa sembuh tanpa perlu dibawa ke rumah sakit,” ujar Menkes Budi dalam laman resmi Kemenkes

(hel)