Share

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih yang Sebabkan Sering Pipis dan Terasa Sakit

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 31 Januari 2022 21:00 WIB
$detail['images_title']
Cara mengobati infeksi saluran kemih (Foto: Healthline)

CARA mengobati infeksi saluran kemih (ISK) penting untuk diketahui. Karena, ketika mengalami ISK akan terasa sangat tidak nyaman. Sebelum ke cara mengobati, kenali dahulu apa itu infeksi saluran kemih

ISK adalah infeksi pada sistem kemih. Jenis infeksi ini dapat melibatkan uretra Anda (suatu kondisi yang disebut uretritis), ginjal (suatu kondisi yang disebut pielonefritis) atau kandung kemih, (suatu kondisi yang disebut sistitis).

Air seni Anda biasanya tidak mengandung bakteri (kuman). Urine adalah produk sampingan dari sistem filtrasi kita—ginjal. Ketika produk limbah dan kelebihan air dikeluarkan dari darah Anda oleh ginjal, urin dibuat.

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih

(Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih, Foto: Healthline)

Biasanya, urin bergerak melalui sistem kemih Anda tanpa kontaminasi. Namun, bakteri bisa masuk ke sistem kemih dari luar tubuh, menyebabkan masalah seperti infeksi dan peradangan. Ini adalah infeksi saluran kemih (ISK).

Apa yang menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK)?

Infeksi saluran kemih disebabkan oleh mikroorganisme, biasanya bakteri yang masuk ke uretra dan kandung kemih, menyebabkan peradangan dan infeksi. Meskipun ISK paling sering terjadi di uretra dan kandung kemih, bakteri juga dapat naik ke ureter dan menginfeksi ginjal Anda. Lebih dari 90% kasus infeksi kandung kemih (sistitis) disebabkan oleh E. coli, bakteri yang biasanya ditemukan di usus.

BACA JUGA : Suka Menahan Buang Air Kecil? Awas Kena ISK dan Batu Ginjal!

Apa saja gejala infeksi saluran kemih (ISK)?

Infeksi saluran kemih menyebabkan lapisan saluran kemih menjadi merah dan teriritasi (peradangan), yang dapat menghasilkan beberapa gejala berikut:

- Nyeri di bagian samping (pinggul), perut atau daerah panggul.

- Tekanan di panggul bawah.

- Sering ingin buang air kecil (frekuensi), kebutuhan mendesak untuk buang air kecil (urgensi) dan Inkontinensia (kebocoran urin).

- Buang air kecil yang menyakitkan (disuria) dan darah dalam urin.

- Kebutuhan untuk buang air kecil di malam hari.

- Warna urin tidak normal (urin keruh) dan urin yang kuat atau berbau busuk.

BACA JUGA : Infeksi Saluran Kencing Akibat Bakteri Escherichia Coli, Atasi Pakai Resep Herbal Ustaz Zaidul Akbar

Gejala lain yang mungkin terkait dengan infeksi saluran kemih meliputi:

- Nyeri saat berhubungan seks.

- Sakit penis.

- Nyeri pinggang (sisi tubuh) atau nyeri punggung bawah.

- Kelelahan.

- Demam

- Muntah.

- Perubahan mental atau kebingungan.

Bagaimana infeksi saluran kemih (ISK) diobati?

Anda perlu mengobati infeksi saluran kemih. Antibiotik adalah obat yang membunuh bakteri dan melawan infeksi. Antibiotik biasanya digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih. Penyedia layanan kesehatan Anda akan memilih obat yang paling baik mengobati bakteri tertentu yang menyebabkan infeksi Anda. Beberapa antibiotik yang umum digunakan dapat meliputi:

- Nitrofurantoin.

- Sulfonamida (obat sulfa).

- Amoksisilin.

- Sefalosporin.

- Trimetoprim/sulfametoksazol (Bactrim®).

- Doksisiklin.

- Kuinolon (seperti ciprofloxacin [Cipro®]).

Sangat penting bagi Anda untuk mengikuti petunjuk penyedia layanan kesehatan Anda untuk minum obat. Jangan berhenti minum antibiotik karena gejala Anda hilang dan Anda mulai merasa lebih baik. Jika infeksi tidak diobati sepenuhnya dengan antibiotik penuh, infeksi dapat kembali.

Jika Anda memiliki riwayat infeksi saluran kemih yang sering, Anda mungkin akan diberikan resep antibiotik yang akan Anda konsumsi pada awal gejala. Pasien lain mungkin diberikan antibiotik untuk diminum setiap hari, setiap hari, atau setelah hubungan seksual untuk mencegah infeksi. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan Anda tentang pilihan pengobatan terbaik untuk Anda jika Anda memiliki riwayat ISK yang sering.

1
2