Share

Obat Keras Harus dengan Resep Dokter, Terungkap Alasan Utamanya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 29 Januari 2022 07:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi obat keras dibeli harus dengan resep dokter. (Foto: Pexels/Pixabay)

PENJUALAN obat-obatan secara daring (online) makin marak di masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diimbau selalu berhati-hati ketika hendak membeli obat. Pasalnya, ada obat-obatan yang tidak boleh dibeli secara bebas atau tanpa resep dokter.

Salah satu obat yang tidak boleh dibeli sembarangan adalah kategori obat keras. Obat jenis ini hanya boleh diperoleh dengan resep dokter. Selain itu, obat keras juga hanya bisa dibeli di apotek, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan lain.

Baca juga: Simak! 8 Fakta Ilmiah Terbaru Varian Omicron yang Ditemukan Para Ahli 

Lantas, mengapa obat keras wajib dibeli dengan resep dokter?

Dirangkum dari unggahan akun Instagram resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) @bpom_ri, Sabtu (29/1/2022), obat keras memiliki efek pengobatan yang lebih kuat, jadi pemberiannya harus melalui pemeriksaan dokter terlebih dahulu.

Ketika memberikan resep suatu obat, dokter akan menyampaikan beberapa hal, di antaranya:

Baca juga: Pil Covid-19 Pfizer Mulai Dipakai di Eropa 

1. Informasi tentang penyakit dan penanganan penyakit yang diderita pasien.

2. Informasi tentang obat, mencakup jenis obatnya, manfaat, dan efek pengobatan yang akan dirasakan, kemungkinan risiko efek samping serta gejalanya, dosis atau cara penggunaannya.

3. Informasi tentang tindak lanjut, misalnya perlunya pemeriksaan tambahan, jadwal pemeriksaan selanjutnya, dan hal yang perlu dilakukan jika muncul gejala yang tidak diinginkan setelah penggunaan obat.

Follow Berita Okezone di Google News

(han)

1
1