Share

Studi: Konsumsi 7 Gram Minyak Zaitun Setiap Hari Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Mematikan

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

MINYAK zaitun atau oil biasanya lebih sering digunakan sebagai bahan masakan, agar jadi lebih gurih dan lebih beraroma. Bukan sekedar sebagai bahan masakan, minyak zaitun ternyata mengandung manfaat untuk kesehatan.

Studi penelitian terbaru mendapati bawah tingkat konsumsi harian minyak zaitun erat kaitannya dengan resiko kematian yang lebih rendah. Mengutip Thehealthsite, Kamis (13/1/2022) studi penelitian baru yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa mengonsumsi lebih dari 7 gram ( kurang lebih 1/2 sendok makan) minyak zaitun per hari berhubungan dengan risiko kematian yang lebih rendah akibat dari penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit neurodegeneratif, dan penyakit pernapasan.

Minyak Zaitun

Penelitian digelar dengan cara yaitu para peneliti memantau pola makan sebanyak 60.582 orang wanita dan 31.801 orang pria yang bebas dari penyakit kardiovaskular dan kanker pada awal penelitian. Tak tanggung-tanggung, ternyata para peserta diikuti selama 28 tahun dan diet peserta masing-masing dinilai dengan kuesioner setiap empat tahun sekali. Tak lupa, para peneliti juga menghitung asupan minyak zaitun dan minyak nabati lainnya, susu dan lemak lainnya.

Menurut para peneliti, dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi minyak zaitun, kelompok orang yang termasuk dalam kategori konsumsi minyak zaitun tertinggi (sekitar 9 gram per hari) memiliki risiko kematian kardiovaskular 19 persen lebih rendah, risiko kematian akibat kanker 17 persen lebih rendah, 29 persen risiko kematian yang lebih rendah akibat neurodegeneratif dan resiko kematian 18 persen lebih rendah akibat penyakit pernapasan.

Baca Juga : Ternyata Ekstrak Buah Zaitun Bantu Pengobatan Pasien HIV Loh

Hasil penelitian juga mendapati, dengan mengganti 10 gram per hari sumber lemak lain, contohnya margarin, mentega, mayones, dan lemak susu, dengan minyak zaitun juga terkait dengan 8 sampai 34 persen risiko kematian total yang lebih rendah.

Baca Juga : 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kecantikan, Rambut Berkilat hingga Usir Jerawat!

Ilmuwan Marta Guasch-Ferr, PhD sebagai penulis utama studi menyebutkan, hasil penelitian ini bisa membantu dalam membuat rujukan pola makan sehat yang lebih detail.

“Studi ini dapat membantu membuat rekomendasi yang lebih spesifik yang akan lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh pasien ke dalam makanan mereka,” ujar Marta yang juga merupakan ilmuwan peneliti senior di Departemen Nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Merujuk pada hasil tersebut, peneliti menyarankan bahwa para dokter harus menasihati pasien untuk mengganti konsumsi margarin, mentega, mayones dan lemak susu harian dengan minyak zaitun untuk meningkatkan kesehatan. Tim peneliti mendapati, dengan mengganti sekitar 10 gram/hari asupan lemak ini dengan jumlah minyak zaitun yang setara dikaitkan juga dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Minyak zaitun sendiri diketahui memiliki kandungan nutrisi dan mineral vitamin E, vitamin K, kalsium, kalium, polifenol, tokoferol, pitosterol, squalene, dan asam terpenat dan antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai kondisi kesehatan dan penyakit.

Disebutkan lebih lanjut, studi juga memperlihatkan bahwa polifenol, sejenis antioksidan dalam extra virgin olive oil zaitun dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, aterosklerosis, stroke, disfungsi otak, hingga kanker. (hel)

1
2