Share

Alasan Kemenkes Kejar Target Vaksinasi Covid-19 ke Anak 6-11 Tahun

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 06 Januari 2022 17:39 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi Covid-19 (Foto: Healio)

VAKSINASI anak 6-11 tahun ditargetkan capai 2,6 juta suntikan sampai akhir Januari 2022. Hal ini dilakukan untuk mendukung tercapainya target nasional vaksinasi anak sebanyak 26 juta di seluruh Indonesia.

Upaya percepatan vaksinasi anak pun dilakukan pemerintah, termasuk meluncurkan Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 tahun yang dilakukan oleh Kapolri. Kegiatan ini bahkan dilakukan serentak di 30 provinsi.

 Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi anak perlu dipercepat juga karena menurut data Kementerian Kesehatan, angka kejadian dan kematian akibat Covid-19 pada usia anak-anak di Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia Pasifik.

"Walau kejadian Covid-19 pada anak di Indonesia cukup rendah, tapi jika melihat skala Asia Pasifik, Indonesia peringkat pertama kematian akibat Covid-19 pada anak," terang Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, dalam keterangan resmi di Sehatnegeriku, Kamis (6/1/2022).

Vaksinasi anak perlu dipercepat, sambung Dante, juga untuk memberikan proteksi pada anak-anak secara maksimal. Terlebih anak-anak itu berpotensi menjadi carrier yang dapat menimbulkan cluster baru di sekolah maupun di rumahnya.

Di sisi lain, soal Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pemberian vaksin secara masif serentak di 30 provinsi untuk mendukung pendidikan tatap muka (PTM) yang sudah berjalan 100%.

"Target vaksinasi bertujuan mendukung PTM yang mulai dilaksanakan 100% pada pekan ini," terang Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Ia melanjutkan, percepatan vaksinasi juga dilakukan guna memberikan perlindungan anak-anak dari paparan Covid-19, khususnya varian Omicron yang berkembang sangat cepat.

 Baca juga: Vaksin Booster Gratis bagi Peserta BPJS Kesehatan

"Dengan memberikan vaksin Covid-19 ke anak-anak, ini sama saja mempersiapkan SDM unggul, karena mereka-mereka itulah yang nantinya akan mengisi posisi penting di 2045," tambah Listyo.

(DRM)