Share

Ini Gejala Omicron Dilihat dari Kuku, Bibir dan Kulit

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 04 Januari 2022 13:42 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

GEJALA Omicron yang paling umum ada tiga, yaitu demam tinggi, batuk terus-menerus, dan kehilangan indera penciuman dan perasa. Tapi, gejala Omicron juga dapat dikenali lewat kulit, bibir, dan kuku.

Ya, semakin banyaknya kasus Omicron di negara Eropa dan Amerika Serikat, memperlihatkan perubahan dalam hal gejala Omicron pada pasien. Pasien Omicron tidak hanya mengalami 3 gejala tersebut.

Meski kebanyakan kasus Omicron itu tidak bergejala atau bergejala ringan, tapi beberapa pasien ada yang menunjukan gejala dan ini bisa dilihat juga pada kulit, kuku, dan bibir.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), seseorang yang terpapar Omicron melaporkan ada gejala lain di luar 3 gejala utama. Salah satu gejala virus tersebut terjadi pada kulit, bibir dan kuku.

Gejala Omicron

"CDC memperingatkan agar setiap orang harus berhati-hati terhadap kulit, bibir atau kuku yang pucat, abu-abu atau biru, tergantung pada warna kulit, karena ini dapat menunjukkan tingkat oksigen yang rendah dalam darah," terang laporan CDC, dikutip MNC Portal dari Manchester Evening News, Selasa (4/1/2022).

Baca Juga : Ini Gejala Omicron yang Hanya Terjadi di Malam Hari

CDC menggambarkan gejala-gejala tersebut sebagai 'tanda peringatan darurat'. Artinya, ketika Anda mengalami kondisi pucat tanpa alasan jelas, maka Anda harus mencari perawatan medis segera.

Baca Juga : Benarkah Gejala Omicron Muncul Hanya 2 Hari Setelah Virus Menginfeksi?

Sementara itu, beberapa ahli kesehatan juga menjelaskan bahwa ada gejala Omicron lainnya yang harus diperhatikan. Apa saja?

1. Tenggorokan gatal

2. Pilek

3. Bersin

4. Sakit otot ringan

5. Kelelahan

6. Tanda-tanda lain dari Omicron termasuk hidung mampet, brain fog, keringat malam, ruam kulit, dan bahkan sakit mata pada beberapa pasien.

Dr Angelique Coetzee, dokter Afrika Selatan yang pertama kali memperingatkan Omicron, juga memperingatkan bahwa gejala seperti sakit kepala dan nyeri otot yang lebih intens, bisa muncul terutama pada mereka yang tidak divaksinasi Covid-19.

(hel)