Share

280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Disuntikkan, Tak Ada KIPI Meninggal!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 10:00 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Reuters)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi bahwa hingga akhir 2021 tidak cakupan vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 280 juta dosis. Jumlah tersebut gabungan dari dosis pertama, kedua, dan ketiga dengan total sasaran 208,2 juta jiwa.

Secara rinci, dosis pertama vaksin Covid-19 sudah menembus angka 165,2 juta, dosis kedua mencapai 113,8 juta, dan dosis ketiga sudah 1,3 juta dosis. Angka 208 juta dosis ini di atas target yang diharapkan, yakni 277 juta dosis.

"Apresiasi terbesar untuk teman-teman di lapangan. Dengan kekuatan modal sosial, kita bisa mencapai 280 juta dosis vaksinasi Covid-19 ini," kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari Sehatnegeriku, Senin (3/1/2022).

Vaksin Covid-19

Baca Juga : 5 Penanganan Dini untuk Hindari Anak Alami KIPI Usai Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut, dari total 280 juta dosis vaksin yang sudah disuntikkan tersebut, Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) tidak mencatat satu kasus pun dari pemberian vaksinasi Covid-19 yang menyebabkan kematian.

"Sampai saat ini tidak ditemukan kasus meninggal dunia yang disebabkan oleh vaksinasi Covid-19," terang Ketua Komnas KIPI, Prof Hindra Irawan Satari.

Baca Juga : Kenapa Wanita Lebih Rentan Alami Efek Samping Vaksin Covid-19 Dibanding Pria?

Data Komnas KIPI mencatat, hingga 30 November 2021, ada 363 KIPI serius yang dilaporkan di seluruh provinsi Indonesia. Namun, tidak ada laporan kasus meninggal dunia.

Terkait laporan kasus meninggal yang diduga pasca vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bone, Komnas KIPI menegaskan bahwa telah dilakukan audit bersama dengan Komda KIPI dan Dinkes setempat pada 30 Desember 2021 dan hasil investigasi melaporkan keduanya tidak terkait vaksinasi Covid-19.

"Kasus kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara itu, kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan," papar Prof Hindra.

Siti Nadia menambahkan, antisipasi terjadinya KIPI merupakan salah satu faktor perhatian pemerintah. Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan Komnas KIPI di tingkat Nasional dan Komda KIPI di tingkat daerah untuk terus memantau dan memberikan edukasi ke masyarakat.

"Bagi penerima vaksinasi Covid-19 yang merasakan adanya efek samping pasca vaksinasi, bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan tempat dilakukannya vaksinasi untuk melapor, tidak diperlukan syarat apapun," terang Siti Nadia.

1
2