Share

Mau Lomba Lari Maraton? Konsumsi 4 Nutrisi Ini Supaya Energi Optimal

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 16:44 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi lomba lari maraton. (Foto: Shutterstock)

BUAT kamu yang berniat mengikuti lomba lari maraton sebagai aktivitas baru, sebaiknya persiapkan diri sebaik mungkin agar hasilnya maksimal. Selain fisik, pelari juga wajib memerhatikan asupan nutrisi agar tubuh dapat mengoptimalkan energi untuk ketahanan ketika berlari.

Berikut tips asupan nutrisi penting untuk tubuh dalam rangka persiapan lari maraton bagi pemula, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Studi: Dua Dosis Vaksin Sinovac Ditambah Booster Pfizer Kurang Ampuh Lawan Omicron 

Lomba lari maraton.

1. Kurangi asupan karbohidrat berlebih

Konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah secukupnya. Indeksi glikemik adalah indeks untuk menunjukkan kecepatan unsur karbohidrat dalam makanan untuk diubah menjadi glukosa sebagai energi.

Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengendalikan gula darah yang menjadi sumber energi penting otot dan hati saat melakukan aktivitas intensitas tinggi. Contoh makanan karbohidrat rendah glikemik adalah roti gandum atau multigrain, buah-buahan (apel, aprikot, kiwi, tomat), sayuran (wortel, seledri, atau brokoli), hingga biji quinoa atau barley.

Baca juga: Ilmuwan Uji Dosis Tinggi Obat Deksametason ke Pasien Covid-19, Bisa Redakan Gejala Parah 

2. Maksimalkan asupan protein dalam tubuh

Selain karbohidrat, protein juga sangat dibutuhkan tubuh sebelum lomba lari maraton. Protein berguna sebagai asupan energi dan memperbaiki jaringan yang rusak yang terjadi selama latihan.

Jumlah protein yang disarankan tubuh yakni 20–25 persen dari total asupan kalori harian. Bisa didapat dari telur, ayam, kedelai, pasta, dan/atau daging rendah lemak.

3. Konsumsi air putih secara berkala dan teratur

Strategi hidrasi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pre-event, event, and post-event. Sebelum berlari, disarankan untuk minum 240–300 ml air mineral. Ketika berlari, pelari harus minum seteguk/dua teguk air mineral pada setiap internal 15 menit tanpa menunggu rasa haus menyerang, karena haus adalah tanda dehidrasi.

Baca juga: Banyak Makan Jeroan Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah? 

4. Hindari lemak tinggi dan serat

Hindari makanan berlemak seperti krim atau saus berat, makanan goreng, dan makanan yang dibuat menggunakan minyak atau mentega. Lalu hindari juga makanan kategori tinggi serat seperti whole grain, kacang polong, dan sayuran silangan seperti kubis serta sawi hijau.

Baca juga: Viral Cowok Sewa Bioskop Nonton Spider-Man Bareng Anak Panti Asuhan, Netizen: Real Sultan 

1
2