Share

Salah Satu Ketiak Kadang Lebih Bau, Ternyata Ini 5 Penyebabnya

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 18:18 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi salah satu ketiak lebih bau. (Foto: Benzoix)

KETIAK yang bau adalah masalah bagi banyak orang. Tetapi terkadang yang aneh adalah salah satu ketiak kadang lebih bau. Apa penyebabnya? Berikut penjelasan dari ahlinya.

Dikutip dari Antara, Sabtu (1/1/2022), pakar dermatologi asal New York Marisa Garshick MD dan Beth Goldstein MD dari University of North Carolina mengungkapkan ada beberapa penyebab salah satu ketiak bisa lebih bau.

Baca juga: 5 Artis Cantik Ini Ternyata Jago Ngulek Sambal, Intip Gayanya yang Tetep Modis 

1. Lupa menggunakan antiperspirant atau deodoran

Antiperspiran dan deodoran bekerja berbeda. Antiperspiran menghalangi produksi keringat yang menjadi bau ketika bercampur dengan bakteri di kulit Anda sementara deodoran menutupi bau keringat.

Ilustrasi bau ketiak

2. Lupa mencukur di satu sisi

Rambut ketiak memerangkap lebih banyak keringat daripada kulit sehingga ada lebih banyak peluang keringat di sisi yang lebih berambut untuk bercampur dengan bakteri penyebab bau, ungkap Goldstein, seperti dikutip dari Livestrong.

Dalam hal ini, lakukan pemeriksaan cepat untuk memastikan kedua ketiak sama-sama dicukur sebelum keluar dari kamar mandi. Menghilangkan rambut ketiak melalui mencukur atau waxing menjadi cara yang efektif untuk mengurangi bau ketiak, menurut sebuah studi dalam Journal of Cosmetic Dermatology.

Baca juga: Viral Ibu Rawat Putrinya yang Sakit Sampai Bisa Berjalan Lagi, Netizen: Salut Banget 

3. Salah satu tangan bekerja lebih keras dibanding yang satunya

"Secara teoritis, seseorang bisa berkeringat lebih banyak di satu sisi daripada yang lain," kata Garshick.

Jadi jika menggunakan salah satu lengan lebih intens, misalnya membawa tas berat atau dompet di bahu kanan untuk waktu yang lama, maka mungkin ketiak di lengan itu akan sedikit lebih bau.

Cobalah untuk meratakan penggunaan tangan sepanjang hari dengan, contohnya berpindah sisi saat membawa tas atau dompet.

4. Memiliki beberapa bakteri dengan bau ekstra di bawah salah satu ketiak

Sama seperti di usus, permukaan kulit ketiak juga memiliki campuran bakteri baik dan jahat yang biasanya hidup berdampingan secara relatif harmonis. Tetapi terkadang keseimbangan bisa terganggu yang menyebabkan pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat tertentu berpotensi membuat bau badan lebih kuat, menurut Garshick.

Untuk mengatasi masalah ini, cobalah menggunakan sabun mandi antibakteri khusus. Pakai setiap hari atau dua kali sehari.

Baca juga: Banyak Makan Jeroan Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah? 

5. Kemungkinan memiliki luka yang mengalami infeksi

Ketiak dipenuhi folikel rambut yang bisa menjadi lebih terbuka setelah bercukur. Folikel ini berpotensi terinfeksi bakteri jahat yang hidup di bawah lengan, menyebabkan folikel menjadi merah, meradang, lunak, dan bahkan berisi nanah. Terkadang peradangan serta nanah itu bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Berhenti bercukur mungkin cukup untuk membantu menyembuhkan infeksi ringan, menurut Mayo Clinic. Tetapi jika tampaknya tidak membaik dengan sendirinya, Anda mungkin perlu menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Lalu kapan harus ke dokter? Jika baunya tetap ada atau memburuk bahkan setelah mencoba tindakan di rumah, kata Goldstein. Menurut dia, ini bisa menjadi tanda kemungkinan penyakit seperti diabetes, penyakit hati atau masalah dengan metabolisme makanan atau obat-obatan tertentu.

Baca juga: Ilmuwan Uji Dosis Tinggi Obat Deksametason ke Pasien Covid-19, Bisa Redakan Gejala Parah 

1
2