Share

Bikin Haru, Ayah Down Syndrome Besarkan Anak Jadi Dokter Sukses

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Jum'at 31 Desember 2021 14:32 WIB
$detail['images_title']
Ayah down syndrome (Foto: Brightside)

BANYAK orang mengira orang down syndrome sukar mengasuh dan mendidik anak. Faktanya terdapat seorang pria down syndrome bisa merawat seorang anak bersama istrinya, hingga menjadi seorang dokter.

Seperti dilansir dari Brightside, dikisahkan keluarga penuh cinta dari negara Suriah yang membuktikan bahwa tidak ada yang lebih besar dari kekuatan cinta yang tulus.

 masa kecil Sader

Ketika putra Jad, Sader, lahir, dia disambut di keluarga dan dimanjakan, sama seperti anak-anak lain pada umumnya.

Sader memberi tahu kita bahwa dia ingat merasa sangat dicintai sebagai seorang anak dan ayahnya menghabiskan waktu bersamanya bergulat, gulat jempol, dan bermain game lainnya. Masyarakat setempat juga mendukung keluarga tersebut dan menerima mereka apa adanya.

Memiliki impian besar untuk putranya, Jad, seorang down syndrome yang dulu bekerja di pabrik gandum, mulai menabung untuk kuliah anaknya. Ia melakukan segalanya untuk menghidupi keluarganya.

Menurut Sader, kerja keras dan komitmen ayahnya untuk memberinya masa depan terbaik menginspirasinya untuk belajar dengan baik dan menjadi seorang dokter.

"Saya akan kurang bersemangat menghadapi hidup, jika saya tidak memiliki seorang ayah yang istimewa," katanya.

Sader sekarang adalah seorang dokter gigi, yang merupakan salah satu karir terbaik dan bergaji tinggi di Suriah. Ketika putranya masih belajar, Jad akan memperkenalkan setiap orang baru yang dikenalnya dengan memberi tahu mereka "anakku adalah seorang dokter" dengan mata yang berbinar-binar.

Berbicara tentang hubungan yang dimiliki orang tuanya, Sader menjelaskan, meskipun bersama selama beberapa dekade, cinta antara ibu dan ayahnya masih seperti mereka baru menikah kemarin.

Mereka memahami kebutuhan satu sama lain dengan sempurna. Mereka suka berjalan-jalan bersama dan terkadang mereka hanya duduk dan mengobrol selama berjam-jam.

 Baca juga: Butuh Dukungan Keluarga, Anak Down Syndrome Juga Bisa Berkarya

Sader mengakui bangga pada ayahnya, sama seperti ayahnya bangga terhadapnya. Kedua orangtuanya ini suka menonton film bersama di waktu luang mereka.

(DRM)