Share

Omicron Bisa Sebabkan Reinfeksi pada Penyintas, Ini Penyebabnya

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 17:07 WIB
$detail['images_title']
Varian Omicron (Foto: City now)

PENELITIAN menunjukkan varian Omicron bisa menyebabkan reinfeksi, atau infeksi Covid-19 berulang pada penyintas.

Padahal idealnya, kekebalan alami sudah terbentuk dalam tubuh yang mana didapatkan dari infeksi Covid-19 sebelumnya serta ditambah dengan kekebalan dari vaksinasi.

 omicron

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi - FKUI, RSUP Persahabatan, dr. Prasenohadi, Sp.P, KIC, Ph.D menjelaskan, situasi ini terjadi karena tingkat antibodi yang ada sudah mengalami penurunan.

“Pada kasus Omicron, ada satu mutasi yang menyebabkan reinfeksi akibat antibodi yang sudah menurun pada seseorang. Kalau kita sudah divaksin, kita bisa menilai antibodi seseorang terhadap virus tersebut. Pada suatu kondisi, antibodi itu akan berkurang menurun pada suatu waktu. Sehingga kalau terjadi infeksi virus yang lain, maka akan mudah terinfeksi kembali,” jelas dr. Prasenohadi dalam konferensi pers Menjaga Pandemi Tetap Landai Pasca Nataru, Kamis (30/12/2021).

Infeksi Covid-19 dengan varian Omicron juga bisa terjadi bahkan pada orang yang sudah menerima suntikan vaksin booster (penguat) alias vaksin Covid-19 dosis ketiga.

Menurut dr. Prasenohadi, melihat kondisi tersebut ia menilai kemungkinan memang dua dosis vaksin saja belumlah cukup untuk melawan varian Omicron.

 Baca juga:  Kasus Omicron Banyak dari Turki dan UEA, Kemenkes Pertimbangkan Durasi Masa Karantina

“Maka dari itu kenapa booster jadi hal yang penting untuk menghadapi kasus infeksi dengan Omicron. Sepertinya dua kali vaksin enggak cukup menghadapi kasus infeksi dengan Omicron, pemberian booster jadi hal yang sangat penting untuk mengatasi infeksi virus ini,” pungkasnya.

(DRM)