Share

Benarkah Varian Omicron Sudah Ada Obatnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 22 Desember 2021 17:10 WIB
$detail['images_title']
Varian omicron (Foto: Al Arabiya)

VARIAN Omicron menjadi ancaman nyata masyarakat global saat ini, terkhusus Inggris dengan jumlah kasus tertinggi di dunia.

Indonesia hingga saat ini melaporkan 3 kasus Omicron yang kesemuanya ditemukan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

 omicron

Ahli Kesehatan yang juga Dekan Fakultas Prof Ari Fahrial Syam bahkan mengimbau kepada pemerintah daerah agar melarang pesta perayaan di malam tahun baru. Ini diharapkan dapat meminimalisir penyebaran virus, termasuk Omicron di antara masyarakat.

Masih perlu banyak informasi terkait dengan varian Omicron ini. Termasuk apakah sudah ada obat untuk mengatasi Omicron?

Dijelaskan Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Timur dr Muhammad Irhamsyah, SpPK, hingga kini Omicron belum ada obatnya. Jadi, penanganan infeksi Covid-19 varian Omicron masih berfokus pada pengobatan gejala yang muncul.

"Langkah utama untuk sembuh dari Covid-19 adalah menjalani isolasi dan melapor ke fasilitas layanan kesehatan setempat. Penanganan sangat tergantung pada keparahan gejala," terang dr Irhamsyah dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Rabu (22/12/2021).

Jadi, dapat ditegaskan sekali lagi bahwa hingga sekarang belum ada obat yang tersedia untuj mengobati Omicron. Semua berdasar pada gejala yang muncul saat tubuh terpapar Omicron.

Dokter Irhamsyah menyarankan agar pasien Mengikuti rekomendasi medis dari dokter yang menangani, terutama soal konsumsi obat-obatannya. Artinya, konsumsi obat sesuai dengan apa yang diresepkan dokter saja.

"Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan perawatan mandiri dengan obat apapun, termasuk antibiotik sebagai pengobatan," tegasnya.

Di kesempatan ini juga dr Irhamsyah menerangkan beberapa upaya pencegahan terhadap paparan Omicron, seperti jaga jarak 1 meter dari orang lain, memakai masker dengan benar, dan rutin cuci tangan. "Kalau enggak ada, bisa pakai cairan pembersih berbasis alkohol," terangnya.

 Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 179 Hari Ini, DKI Jakarta Tertinggi

"Vaksinasi jug terbukti bisa menekan risiko terinfeksi, termasuk varian Covid-19. Lakukan vaksinasi hingga 2 dosis, bahkan jika booster sudah dimulai, maka jangan ragu untuk mendapatkannya. Ini agar imun tubuh yang terbentuk semakin kuat," tambah dr Irhamsyah.

(DRM)