Share

Selain Vaksin, Pil Covid-19 Pfizer Diklaim 89% Efektif Lawan Omicron!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 14:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

PFIZER mengumumkan bahwa pil Covid-19 yang mereka kembangkan diklaim efektif melawan Omicron. Ini berdasarkan data analisis yang dilakukan secara mendalam.

Studi yang dilakukan terhadap 2.246 peserta dewasa menunjukkan bahwa pil Covid-19 Pfizer yang diberi nama Paxlovid secara signifikan mengurangi risiko rawat inap bahkan kematian karena sebab apapun hingga 89 persen dibandingkan kelompok plasebo.

"Pada uji akhir, obat Paxlovid terbukti mengurangi risiko rawat inap atau kematian karena penyebab apapun sebesar 89% dibandingkan dengan kelompok plasebo yang dirawat dalam waktu 5 hari sejak timbulnya gejala. Hasil tersebut meningkat dari data sebelumnya yaitu 85% dalam analisis sementara," ungkap laporan tersebut, dilansir dari Fox News, Rabu (14/12/2021).

Pil Covid-19

Hasil data ini sudah diberikan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) sebagai bagian dari pengajuan izin penggunaan darurat (EUA).

Baca Juga : Kamboja Deteksi Kasus Pertama Omicron pada Wanita Hamil

Pada pengujian pil Covid-19 Pfizer yang dilakukan di laboratorium terpisah, diketahui bahwa pil ini cukup efektif melawan varian Omicron. Tes dilakukan dengan menguji obat dengan versi sintesis varian Omicron.

"Kami dapat katakan bahwa obat Paxlovid cukup efektif melawan Omicron maupun jenis varian Covid-19 lainnya," tegas Pfizer dalam pernyataan resminya. Paxlovid sendiri terbuat dari tablet nirmatrelvir dan ritonavir.

Baca Juga : Ini Langkah Pemerintah Antisipasi Omicron Masuk Indonesia

"Data ini membuat kami yakin bahwa obat oral Paxlovid adalah kandidat kuat dalam upaya penanganan Covid-19. Obat ini dapat memberikan dampak berarti bagi kehidupan banyak orang, terlebih obat ini menurunkan risiko orang yang terpapar Covid-19 harus masuk rumah sakit ataupun kematian, pun menutunkan viral load virus yang signifikan," kata CEO Pfizer Albert Bourla.

Bourla menerangkan bahwa kemunculan Omicron mendesak dunia untuk mengembangkan terapi penanganan Covid-19 yang lebih mutakhir dan obat Paxlovid bisa menjadi salah satu pilihannya. "Jika EUA keluar, penanganan Covid-19 dengan obat Paxlovid dapat membantu memadamkan pandemi," tambahnya.

(hel)