Share

Ini 7 Fakta Seputar Vaksin Covid-19 Usia 6-11 Tahun yang Wajib Diketahui

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 12:11 WIB
$detail['images_title']
Vaksin Covid-19 (Foto: ECDC)

PEMERINTAH sudah melakukan kick off vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun pada Selasa, 14 Desember 2021.

Hal ini bertujuan untuk melindungi anak yang sudah melakukan pelajaran tatap muka, agar tidak menularkan Covid-19 kepada diri sendiri dan orang terdekat mereka.

 vaksinasi Covid-19 anak

Merangkum dari laman Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rabu (15/12/2021), terdapat setidaknya fakta menarik seputar vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, di antaranya adalah:

1. Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun dimulai pada Selasa 14 Desember 2021.

2. Target vaksinasi mencapai 26,5 juta anak. Jumlah tersebut diperoleh dari data sensus penduduk 2020.

3. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

4. Tujuan utama vaksinasi, antara lain:

Mencegah sakit berat, dan kematian pada anak yang terinfeksi.

Mencegah penularan pada anggota keluarga dan saudara.

Mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Meminimalisasi penularan di sekolah atau satuan pendidikan.

Mempercepat tercapainya herd population.

5. Tempat vaksinasi, meliputi:

Puskesmas, rumah sakit, atau pelayanan kesehatan lainnya baik pemerintah maupun swasta termasuk pos-pos pelayanan vaksinasi dan sentra vaksinasi.

6. Frekuensi vaksinasi dua kali dengan interval minimal 28 hari.

7. Kick off vaksinasi anak dilakukan di provinsi dengan cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan vaksinasi lansia di atas 60 persen. 115 kabupaten kota dari 19 provinsi yang sudah memenuhi kriteria, yakni:

Banten

DI Yogyakarta

DKI Jakarta

Jawa Barat

Jawa Tengah

Jawa Timur

Kalimantan Timur

Kalimantan Tengah

Kepulauan Riau

Nusa Tenggara Barat

Sulawesi Utara

Bali

Sumatera Utara

Sumatera Barat

Baca juga: Kamboja Deteksi Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron

Jambi

Lampung

Kepulauan Bangka Belitung

Bengkulu

Nusa Tenggara Timur

(DRM)