Share

Menkes Budi: Vaksin Covid-19 Usia 6-11 Tahun Diresmikan Langsung Presiden Jokowi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 13 Desember 2021 16:28 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi Covid-19 (Foto: Healio)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun akan dimulai pada Selasa 14 Desember 2021. Program vaksinasi tersebut rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana diketahui, Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr. Maxi Rein Rondonuwu dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito, telah memberikan lampu hijau untuk memulai dilakukannya vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

 Menkes Budi

Sebelumnya, Badan POM memutuskan bahwa permohonan penambahan indikasi vaksin Sinovac untuk anak usia 6-11 tahun dengan pemberian 2 dosis (600 SU atau 0,5 mL/dosis) dalam interval pemberian 4 minggu dapat diterima.

"Kami ingin menyampaikan bahwa vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan mulai besok dan insyaallah akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Vaksin yang diberikan untuk anak usia 6-11 tahun yang sudah ditunjuk BPOM sampai sekarang adalah Sinovac," kata Menkes Budi, dalam keterangan pers terkait rapat terbatas yang disiarkan di channel YouTube Sekertariat Presiden, Senin (13/12/2021).

Terkait dengan stok vaksin Covid-19 yang ada di dalam negeri saat ini, Menkes Budi mengatakan jumlahnya masih sangat melimpah mencapai 348 juta dosis. Sehingga ketika sudah disuntikkan sebanyak 250 juta dosis, maka saat ini, stok vaksin di Indonesia masih tinggi sekali hampir 100 juta dosis. Biasanya stok vaksin Indonesia hanya 50 juta dosis.

 Baca juga: 11 Provinsi Mulai Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun, Ini Daftarnya

"Dan vaksin ini stoknya, karena ini merupakan sebagian besar kiriman dari luar negeri maka vaksinnya adalah AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer. Jadi kita minta tolong juga teman-teman media menyampaikan agar jangan takut untuk divaksinasi AstraZeneca maupun dengan Pfizer. Sebab vaksinasi aman, dan efikasinya sekarang yang terbaik," tuntasnya.

(DRM)