Share

Gunung Semeru Meletus, Ini Cara Penanganan Trauma untuk Anak dan Korban Terdampak

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 07:00 WIB
$detail['images_title']
Posko korban erupsi Gunung Semeru (Foto: Avirista Midaada/MPI)

Mengatasi trauma pada orang dewasa

Sama halnya dengan anak-anak, orang dewasa juga bisa mengalami trauma pasca bencana. Mereka yang trauma biasanya mengalami sulit tidur, murung dan selalu sedih, mati rasa, kurang berenergi, sulit berkonsentrasi, isolasi sosial, dan banyak lagi.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, berikut tips atau hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi trauma Anda;

1. Makan, minum, olahraga, dan istirahat secara teratur. Dengan merawat tubuh, itu dapat mengurangi efek negatif dari stres.

2. Hindari penggunaan alkohol, tembakau, dan obat-obatan lain.

3. Temukan cara yang sehat untuk rileks. Misalnya, latihan pernapasan, meditasi, self-talk yang menenangkan, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

4. Terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan dan memulihkan. Misalnya berolahraga, melakoni hobi, dan kegiatan sosial lainnya.

5. Tetap terinformasi tentang informasi dan perkembangan baru. Gunakan sumber informasi yang kredibel untuk menghindari spekulasi dan rumor.

6. Batasi paparan konten televisi dan media sosial tentang bencana; overexposure dapat meningkatkan rasa trauma.

7. Tetap terhubung dengan teman, keluarga, tetangga, dan kolega untuk memberi dan menerima dukungan. Saling membantu dapat mempercepat pemulihan.

8. Cari bantuan profesional bila rasa trauma Anda tetap tinggi setelah beberapa minggu atau Anda mengalami kesulitan terus-menerus di tempat kerja atau rumah, atau berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

(hel)