Share

Waspadai Gejala HIV pada Pria, Tahap Awal hingga Menjadi AIDS

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 15:30 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Gejala stadium lanjut

Pada tahap selanjutnya, gejala di atas bisa kambuh dan menjadi lebih parah. Tahap III HIV juga dapat menyebabkan gejala berikut:

Pria Batuk

- Demam tinggi

- Penurunan berat badan

- Perubahan pada kuku tangan atau kuku kaki

- Herpes genital dan oral

- Masalah pernapasan

- Batuk kronis yang berlangsung lama

- Penyakit dan infeksi yang terkait dengan sistem kekebalan yang tertekan (misalnya, infeksi jamur, pneumonia)

- Perubahan mental, seperti kehilangan ingatan dan kebingungan

Apa saja tanda-tanda HIV telah berkembang menjadi AIDS?

Jika Anda memiliki infeksi HIV, itu tidak berarti Anda telah tertular AIDS. Namun, ketika infeksi HIV berkembang menjadi AIDS, virus sangat merusak sistem kekebalan tubuh Anda. Pada tahap ini, tubuh Anda berjuang untuk melawan infeksi. Ini dapat menyebabkan tanda-tanda seperti:

- Kelelahan ekstrim dan tidak dapat dijelaskan

- Penurunan berat badan yang ekstrim

- Demam dan keringat malam

- Pembengkakan kelenjar getah bening

- Diare kronis

- Infeksi dan ruam di dalam atau di mulut, anus atau alat kelamin

- Pneumonia berulang

- Batuk kronis dan sesak napas

- Hilang ingatan

- Depresi

- Bercak merah, coklat, merah muda atau keunguan pada atau di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung atau kelopak mata

(hel)