Share

WHO Sebut Varian Omricon Belum Terbukti Lebih Menular

Hasyim Ashari, Jurnalis · Senin 29 November 2021 15:52 WIB
$detail['images_title']
Pandemi Covid-19 (Foto: Consumer reports)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyebut varian baru virus corona Omricon belum terbukti lebih menular dibandingkan virus SARS-CoV-2 lainnya.

"Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin karena peningkatan jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dari varian Omicron sendiri," kata WHO seperti dikutip Channel News Asia, Senin (29/11/2021).

 WHO

WHO menjelaskan, saat ini pihaknya sedang bekerja sama dengan para ahli teknis untuk memahami potensi dampak varian pada tindakan pencegahan yang ada terhadap penyakit Covid-19, termasuk vaksin.

"Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang terkait dengan Omicron berbeda dari varian lain," kata WHO.

"Infeksi awal yang dilaporkan termasuk di antara studi universitas, individu yang lebih muda yang cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan. Tetapi memahami tingkat keparahan varian Omicron akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu," lanjutnya.

Oleh sebab itu, WHO terus mendeteksi infeksi dengan Omicron melalui tes PCR awal bulan ini dan melakukan penelitian yang sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada dampak pada tes deteksi antigen cepat.

 Baca juga: Varian Covid-19 Omicron, Virus yang Memiliki 30 Mutasi Protein Spike

Namun, dalam sebuah pernyataan, agensi menegaskan kembali bahwa bukti awal menunjukkan mungkin ada risiko infeksi ulang yang lebih tinggi dari varian tersebut.

(DRM)