Share

Direktur LV Virgil Abloh Meninggal, Kenali Sarkoma Jantung yang Diidapnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 29 November 2021 12:35 WIB
$detail['images_title']
Virgil Abloh (Foto: Standard)

DESAINER dan Direktur Artistik Louis Vuitton, Virgil Abloh meninggal dunia pada 28 November 2021. Pria kelahiran Rockford, Illinois, Amerika Serikat (AS) pada 30 September 1980 itu meninggal dunia akibat cardiac angiosarcoma atau sarkoma jantung

Melansir dari Hopkins Medicine, Senin (29/11/2021), sarkoma jantung adalah jenis tumor ganas (kanker) primer langka yang terjadi di jantung. Tumor jantung primer adalah tumor yang dimulai pada bagian jantung. Sementara tumor jantung sekunder dimulai di tempat lain di tubuh dan kemudian menyebar ke jantung.

Virgil Abloh

Secara umum, tumor primer jantung jarang terjadi, dan sebagian besar bersifat jinak (non-kanker). Gejala tumor jantung akan bervariasi, tergantung pada lokasi tumor. Tumor jantung dapat terjadi di permukaan luar jantung, di dalam satu atau lebih ruang jantung (intracavitary) atau di dalam jaringan otot jantung.

Sarkoma jantung paling sering didiagnosis sebagai angiosarcoma. Sebagian besar angiosarcoma terjadi di atrium kanan, mengakibatkan obstruksi aliran masuk atau keluar darah. Obstruksi ini dapat menyebabkan gejala seperti pembengkakan pada kaki, tungkai, pergelangan kaki dan/atau perut dan distensi vena leher.

Gejala ini terjadi karena darah yang kembali ke jantung setelah melewati tubuh tidak dapat dengan mudah masuk atau dipompa keluar dari atrium kanan. Angiosarkoma jantung yang terjadi pada perikardium (kantung tipis yang mengelilingi jantung) dapat menyebabkan peningkatan cairan di dalam kantung.

Baca Juga : Pendiri Off White Virgil Abloh Meninggal Dunia

Jika cukup cairan terakumulasi dalam kantung perikardial, kemampuan jantung untuk memompa darah akan terpengaruh. Beberapa tanda dari kejadian ini mungkin termasuk nyeri dada, sesak napas, kelelahan dan jantung berdebar. Potongan kecil (emboli) dari sarkoma jantung dapat pecah dan berjalan melalui aliran darah ke bagian lain dari tubuh.

Baca Juga : Pentingnya Deteksi Dini Kanker, Tingkatkan Harapan Hidup Pasien

Emboli dapat memblokir aliran darah ke organ atau bagian tubuh, menyebabkan rasa sakit dan kerusakan pada organ atau bagian tubuh yang terletak di luar titik di mana aliran darah terhambat. Emboli juga dapat mempengaruhi otak (menyebabkan stroke), paru-paru (menyebabkan gangguan pernapasan) dan atau organ dan bagian tubuh lainnya.

Adapun gejala angiosarcoma meliputi:

1. Hemoptisis (batuk berdarah)

2. Masalah irama jantung

3. Munculnya kongesti pada wajah bagian atas

Selain itu tanda-tanda lain dari sarkoma jantung yang tidak terkait dengan lokasi tumor pada jantung bisa meliputi:

1. Demam

2. Penurunan berat badan

3. Keringat malam

4. Malaise (kelelahan, kelelahan atau tidak enak badan)

5. Jari yang berubah warna, atau membiru (fenomena Raynaud), saat ditekan

6. Kelengkungan kuku dengan pembesaran jaringan lunak jari

Gejala sarkoma jantung mungkin menyerupai kondisi jantung atau medis lainnya. Oleh sebab itu, selalu konsultasikan kesehatan dengan dokter untuk melakukan diagnosis.

1
2