Share

Mengenal Autoimun Kulit, Penyakit Kronis Jangka Panjang yang Tak Menular

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 14:56 WIB
$detail['images_title']
Autoimun kulit (Foto: Wikimedia)

SELAMA masa pandemi Covid-19 ada beberapa jenis penyakit yang wajib diwaspadai, salah satunya penyakit autoimun pada kulit. Autoimun Kulit ini dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya, sebab penyakit ini bersifat kronis jangka panjang dan kambuhan.

Spesialis kulit dan kelamin (Dermato-venereologi), dr. Amelia Soebyanto, Sp.DV menyatakan, secara umum gejala autoimun kulit yang seringkali ditemukan adalah berupa bercak kemerahan atau bercak berwarna putih. Tanda ini dapat terjadi pada permukaan kulit, rambut maupun kuku.

 Autoimun

"Kadang disertai dengan lepuhan dan keterlibatan mukosa. Seperti mukosa mulut, mata maupun kelamin. Perjalanan penyakit autoimun kulit ini cenderung kronis jangka panjang dan bersifat kambuhan," kata dr. Amelia, dalam virtual media briefing, Rabu (3/11/2021).

Meski demikian, dr. Amelia menjelaskan bahwa masyarakat atau orang terdekat pasien yang mengidap penyakit autoimun kulit tidak perlu khawatir berlebihan. Sebab autoimun kulit ini bukanlah penyakit yang menular.

"Penyakit ini tidak menular dan hanya dialami oleh pasien itu sendiri, tapi penyakit ini bisa diturunkan melalui keluarga. Namun, tidak selalu atau 100 persen pasti menderita penyakit autoimun jika ada keluarga yang memiliki," tuntasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

(DRM)