Share

Mengenal 4 Tipe Gagal Jantung, Mana yang Paling Parah?

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 12:42 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SAKIT jantung tidak selamanya bisa dikaitkan sebagai serangan jantung, sakit jantung pun memiliki beberapa kategori. Memang yang paling umum diderita adalah serangan jantung, tapi penyakit jantung juga termasuk henti jantung dan gagal jantung.

Gagal jantung sendiri, bisa menyerang mereka yang berusia muda. Adapun gagal jantung, adalah kondisi ketika jantung tidak bisa memompa suplai darah yang cukup ke tubuh. Akibatnya, tanpa aliran darah yang cukup maka fungsi utama dari tubuh seseorang akan terganggu.

Kondisi gagal jantung bisa dialami seseorang dengan keadaan hanya salah satu bagian saja yang terpengaruh, misalnya hanya di sisi kanan atau sisi kiri. Tapi jangan salah, bisa juga langsung mempengaruhi keduanya secara bersamaan.

Sebagaimana merangkum Healthline, yang sudah ditinjau secara medis oleh dokter penyakit dalam, Dr. Alana Biggers, M.D., MPH, berikut empat tipe kondisi gagal jantung.

Jantung

Pertama, gagal jantung sisi kiri yang merupakan tipe gagal jantung yang paling umum dialami. Ventrikel jantung kiri terletak di sisi kiri bawah jantung yang mana area inilah yang memompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh kita.

Gagal jantung sisi kiri terjadi ventrikel kiri ini tidak memompa darah secara efisien, akhirnya membuat tubuh tidak mendapatkan asupan cukup akan darah yang kaya oksigen tersebut. Sehingga darah kembali ke paru-paru, yang menyebabkan sesak napas dan terjadinya penumpukan cairan.

Kedua adalah gagal jantung sisi kanan, ventrikel jantung kanan tugasnya bekerja memompa darah ke paru-paru untuk mengumpulkan oksigen. Gagal jantung sisi kanan terjadi ketika sisi kanan jantung ini tidak bisa bekerja secara efektif, situasi ini biasanya dipicu oleh gagal jantung sisi kiri.

Akumulasi darah di paru-paru yang disebabkan oleh gagal jantung sisi kiri mengakibatkan ventrikel kanan jadi harus bekerja lebih keras. Kondisi inilah yang bisa menekan sisi kanan jantung dan menyebabkannya gagal. Gagal jantung sisi kanan juga bisa terjadi sebagai akibat dari kondisi kesehatan lain, seperti penyakit paru-paru.

Gagal jantung sisi kanan ini sendiri ditandai dengan adanya pembengkakan pada tubuh bagian bawah (dari pinggang hingga kaki), pembengkakan ini disebabkan oleh cadangan cairan di kaki dan perut.

Tipe yang ketiga ada yang disebut dengan gagal jantung diastolik, terjadi ketika otot jantung jadi lebih kaku dari biasanya. Kekakuan ini umumnya disebabkan oleh penyakit jantung, yang mana artinya jantung Anda tidak mudah terisi darah. Ini dikenal sebagai disfungsi diastolik, menyebabkan kurangnya aliran darah ke seluruh organ dalam tubuh.

Terakhir ada tipe gagal jantung sistolik, terjadi ketika otot jantung kehilangan kemampuan untuk berkontraksi. Kontraksi jantung ini dibutuhkan untuk memompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Situasi yang juga dikenal dengan sebutan disfungsi sistolik ini biasanya berkembang ketika jantung lemah dan membesar.

Patut diingat, gagal jantung diastolik atau sistolik bisa terjadi pada sisi kiri atau kanan jantung dan ada kemungkinan seseorang memiliki salah satu kondisi di kedua sisi jantungnya.

1
2