Share

Merokok dan Minum Alkohol Bisa Kurangi Kepadatan Tulang

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 13:23 WIB
$detail['images_title']
Jangan merokok (Foto: Help guide)

MENJALANI pola hidup sehat sejak muda hingga usia 30 tahun-an sama halnya dengan menabung tulang yang bisa berdampak positif untuk kepadatan tulang Anda. Selain itu juga bisa mencegah terkena osteoporosis di usia tua nanti.

Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi dari Universitas Indonesia, dr. Omar Lutfi, Sp.OT mengatakan, sejatinya menabung tulang ini antara lain melalui rutin berolahraga, konsumsi makanan bernutrisi yang cukup untuk tubuh.

 minum alkohol merusak kepadatan tulang

"Dari muda sampai usia 30 tahun-an itu kita menabung tulang, dengan beraktivitas yang bagus, makan yang bagus, kepadatan tulang akan tinggi," kata dia dalam Talk to the Expert yang digelar Spine Center RS Premier Bintaro kemarin.

Omar yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi Indonesia (PABOI) itu menuturkan, puncak kepadatan tulang terjadi saat seseorang berusia 20 tahun-30 tahun lalu berkurang setelah usia 35 tahun.

"Setelah di atas usia 35 tahun biasanya kepadatan tulang akan mulai berkurang. Tetapi bila saat muda kepadatannya bagus, pada umumnya ketika tua kita tabungannya masih banyak," tutur dia.

Seperti dilansir dari Antara, selain berolahraga rutin dan menambah asupan makanan bernutrisi, agar tulang kuat Anda bisa menambah asupan kalsium dan vitamin D melalui berjemur di bawah sinar matahari.

"Anda juga disarankan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan ostroporosis seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol," ujarnya.

Menurut Omar, dua kebiasaan buruk itu, merokok dan minum-minuman keras secara signifikan bisa menurunkan kepadatan tulang.

Merokok khususnya juga dikaitkan dengan munculnya masalah kesehatan lain salah satunya risiko terkena kanker paru hingga 50 kali lipat.

Pada mereka khususnya lansia yang mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang, terjadi micro fracture atau tulang retak dalam kondisi sangat mikro. Kondisi ini bisa mempengaruhi postur tubuhnya seperti membuatnya membungkuk.

(DRM)