Share

Studi: Pasien Covid-19 Berpotensi Alami Sesak Napas hingga 1 Tahun Setelah Sembuh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 11:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi gejala sesak napas penyintas covid-19. (Foto: Stockking/Freepik)

Sementara pada pemeriksaan 6 bulan, 353 peserta studi menjalani CT scan dada. Para peneliti menemukan bahwa sekira setengah dari peserta menunjukkan kelainan paru-paru pada proses pemindaian mereka. Dari 118 pasien yang menyelesaikan pemindaian pada 12 bulan, proporsi pasien dengan kelainan menurun secara substansial.

Baca juga: Grand Final MasterChef Indonesia 8, Ketiga Juri dan Sandiaga Uno Kenakan Pakaian Khas Nusantara 

Namun hal ini tidak berlaku pada semua kelompok. Kelompok dengan sakit berat (kritis) masih mengalami kelainan paru-paru. Dibandingkan dengan pria, wanita 1,4 kali lebih mungkin untuk melaporkan kelelahan atau kelemahan otot. Mereka juga dua kali lipat berisiko untuk mengalami kecemasan atau depresi.

Mirisnya mereka juga hampir tiga kali lipat lebih mungkin untuk memiliki gangguan difusi paru-paru setelah 12 bulan. Orang yang telah diobati dengan kortikosteroid selama fase akut covid-19, 1,5 kali lebih mungkin mengalami kelelahan atau kelemahan otot setelah 12 bulan, dibandingkan dengan yang tidak dirawat.

Follow Berita Okezone di Google News

(han)