Share

Ini 6 Efek Samping Pil KB yang Sering Muncul

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 20:57 WIB
$detail['images_title']
Pil KB. (Foto: Shutterstock)

PIL KB adalah kontrasepsi oral yang mengandung estrogen dan progestin. Pil KB mampu mencegah ovarium untuk melepaskan sel telur. Selain itu, pil KB juga menyebabkan perubahan pada lendir serviks dan lapisan Rahim (endometrium) untuk mencegah sperma bergabung dengan sel telur.

Mengonsumsi pil KB secara berkelanjutan mungkin mengurangi jumlah periode menstruasi setiap tahu. Jika ingin menggunakan pil KB, ada baiknya bekonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan maupun dokter spesialis. Sebab, pil KB juga memiliki efek samping terhadap kesehatan.

Dirangkum dari laman Mayoclinic, Rabu (25/8/2021), berikut efek samping yang sering muncul setelah mengonsumsi pil KB.

Baca juga: Tak Hanya Menunda Kehamilan, Pil KB Juga Bikin Bebas Jerawat Loh 

Pil KB.

1. Pendarahan atau timbul spotting jika pil KB dikonsumsi secara terus-menerus dalam waktu yang lama.

2. Kelembutan pada payudara.

3. Tekanan darah tinggi.

4. Sakit kepala.

5. Mual.

6. Kembung.

Baca juga: Tidak Pakai Pil KB Hindari Risiko Kanker Payudara 

Selain itu, penggunaan pil KB juga bisa meningkatkan risiko pada orang dengan kondisi tertentu. Di antaranya:

1. Pembekuan darah di kaki.

2. Serangan jantung dan stroke, terutama jika orang tersebut perokok.

3. Gangguan hati.

4. Penyakit kandung empedu.

Follow Berita Okezone di Google News

Oleh karena itu, para pengguna pil KB seharusnya waspada dengan berbagai risiko yang mungkin akan terjadi. Salah satunya dengan memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan jika mengalami gejala:

1. Sakit perut.

2. Benjolan di payudara.

3. Sakit dada.

4. Depresi.

5. Kesulitan berbicara.

6. Masalah mata (penglihatan kabur, atau sama sekali kehilangan penglihatan).

Baca juga: 6 Penyebab Pil KB Tak Berhasil Cegah Kehamilan 

7. Pingsan.

8. Jaundice (perubahan warna kulit menjadi kekuningan).

9. Sakit kepala yang memburuk.

10. Kejang.

11. Ruam kulit atau alergi parah.

12. Sakit kaki atau bengkak.

13. Perubahan suasana hati yang parah dan mengganggu.

14. Dua periode menstruasi terlewat atau muncul tanda-tanda kehamilan.

1
2