Share

Kemenkes: Vaksinasi Lengkap Tenaga Kesehatan Kurangi Risiko Dirawat Inap

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 14 Agustus 2021 04:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi vaksinasi covid-19 tenaga kesehatan. (Foto: Freepik)

PARA tenaga kesehatan (nakes) menjadi garda terdepan dalam upaya penanganan pandemi covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 hingga saat ini. Mereka sangat berisiko tinggi karena setiap harinya berhadapan dengan pasien covid-19. Tidak heran banyak tenaga kesehatan yang jatuh berguguran.

Merespons risiko tinggi inilah yang membuat tenaga kesehatan menjadi golongan prioritas untuk menerima vaksinasi covid-19.

Baca juga: Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Dosis Kedua Tetap Disuntikkan meski Terlambat 

Berdasarkan data yang dipaparkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, vaksinasi lengkap pada tenaga kesehatan sangat efektif mengurangi risiko keparahan infeksi yang membuat dirawat inap di rumah sakit.

Ilustrasi vaksinasi covid-19.

Dalam siaran pers update Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Jumat 13 Agustus 2021 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2021 ada sebanyak 474 orang tenaga kesehatan yang dirawat akibat covid-19. Sebagian besar atau sekira 65 persen belum divaksin dan atau baru divaksin dosis pertama.

Baca juga: Menkes: Ada Orang Indonesia Mau Divaksin Covid-19 Lihat Tetangganya Dulu 

Jika dibandingkan periode Januari sampai Maret 2021, pada April hingga Juni 2021 proporsi tenaga kesehatan yang belum divaksinasi dan dirawat meningkat dua kali lipat dari 12,5 menjadi 24 persen.

Pada periode April sampai Juni 2021, proporsi tenaga kesehatan yang sudah divaksin dosis lengkap dan sampai dirawat karena terinfeksi covid-19 itu menurun drastis, berkurang hingga enam kali lipat lebih rendah. Awalnya mencapai 18 persen, lalu turun menjadi 3,3 persen.

Follow Berita Okezone di Google News

(han)

1
1