Share

Menkes Siapkan 7 Ribu Tempat Isolasi dan 950 Kamar RS Tangani Kasus Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 06 Juli 2021 12:31 WIB
$detail['images_title']
Ivermectin (Foto : News Medical)

PEMERINTAH terus berupaya mengambil jalan keluar untuk mengatasi ledakan Covid-19 yang terjadi di sebagian wialayah di Tanah Air. Kementerian Kesehatan (Kemenkes), diamanatkan untuk mengurus dan mengupdate mengenai masalah ketersediaan kamar rumah sakit beserta ruang isolasi, testing dan juga percepatan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah.

Dalam sesi jumpa pers di channel YouTube Sekertariat Presiden, Selasa (6/7/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, memberikan laporan perkembangan mengenai ketersediaan kamar rumah sakit dan tempat untuk melakukan isolasi mandiri selama masa ledakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Rumah Sakit Covid-19

“Pertama mengenai rumah sakit, kita mengetahui provinsi-provinsi di Jawa dan juga di DKI Jakarta kasus Covid-19 sudah sangat tinggi. Kami bekerjasama dengan BNPB, di DKI Jakarta kita membangun 900 tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Haji, Pasar Rebo. Mudah-mudahan ini bisa selesai dalam waktu dua hari ke depan sehingga tempat tidur baru bisa kita buka,” kata Menkes Budi.

Baca Juga : Tips Menghadapi Pandemi Covid-19 agar Tetap Waras

Selain itu, Kemenkes juga telah menyiapkan tambahan 50 tempat tidur ICU, bekerjasama dengan Kementerian BUMN dan juga di Wisma Haji yang saat ini sedang dipersiapkan. Untuk tempat isolasi mandiri, Kemenkes mendapat bantuan kepala BNPB.

“Saat ini Kemenkes dan BNPB telah menggandakan kemampuan Wisma Atlet dengan memberikan tambahan sekira 7 ribu tempat tidur isolasi di Rusun Nagrak, dan Rusun Pasar Rumput. Sehingga dengan demikian bisa kita tampung ke tempat isolasi atau pun masuk ke tempat tidur rumah sakit. Tempat tidur isolasi terpusat ada sekira 7 ribu dan tempat tidur rumah sakit ada tambahan sekira 950 an,” tuntasnya.

(hel)