Share

Satu Dosis Vaksin Johnson & Johnson Diklaim Efektif Lawan Varian Delta Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 18:45 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin Johnson & Johnson efektif melawan varian delta covid-19. (Foto: Wirestock/Freepik)

PERUSAHAAN farmasi Johnson & Johnson mengumumkan kabar terbaru terkait vaksin covid-19 buatannya. Mereka mengklaim Vaksin Johnson & Johnson yang diproduksinya efektif melawan varian delta.

Dikutip dari laman NBC News, Senin (5/7/2021), pada Kamis pekan lalu Johnson & Johnson menyatakan berdasarkan tes laboratorium darah penerima vaksin, vaksin covid-19 yang mereka produksi bekerja dengan baik dalam melawan varian delta. Vaksin memperlihatkan respons kekebalan berlangsung setidaknya selama 8 bulan.

Baca juga: Amerika Tangguhkan Vaksin Johnson & Johnson Usai Muncul Kasus Serius 

"Data terkini selama 8 bulan yang dipelajari sejauh ini menunjukkan bahwa vaksin covid-19 tunggal (satu dosis) Johnson & Johnson menghasilkan respons antibodi penetralisir yang kuat yang tidak berkurang. Sebaliknya, kami mengamati ada peningkatan dari waktu ke waktu," kata dr Mathai Mammen, kepala global Janssen Research & Development Johnson & Johnson.

Ilustrasi pasien. (Foto: Shutterstock)

Laporan data Vaksin Johnson & Johnson ini muncul setelah adanya kecemasan dan kebingungan di antara orang-orang penerima vaksin covid-19 satu dosis, apakah mereka butuh suntikan penguat (booster) untuk melindungi diri dan melawan mutasi virus yang lebih menular dari sebelumnya tersebut.

Baca juga: Hasil Uji Klinis: Vaksin Johnson & Johnson 66% Efektif Atasi Covid-19 

Sebelumnya memang juga masih belum jelas, apakah vaksin covid-19 buatan Johnson & Johnson yang dibuat dengan teknologi viral vector tersebut bisa memberikan perlindungan terhadap mutasi varian delta. Berbeda dengan dua dosis Vaksin Moderna dan Pfizer yang dikatakan memang telah terbukti efektif melawan semua varian covid-19.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, satu dosis Vaksin Johnson & Johnson sudah digunakan lebih dari 12 juta dosis.

(han)

1
1