Share

Ajak Pasien Vitiligo Tingkatkan Kualitas Hidup, Dokter: Bisa Disembuhkan

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 16:48 WIB
$detail['images_title']
Penderita vitiligo (Foto: Network high salary)

VITILIGO merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh auto imun manusia. Akibatnya terdapat bercak putih pada kulit, karena kehilangan pigmentasi. Ini bisa terjadi kepada semua usia dan jenis kelamin, termasuk anak-anak.

Ketua Kelompok Staf Medis (KSM) Dermatologi dan Venereologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. Hanny Nilasari. SpKK (K) mengatakan, vitiligo merupakan penyakit kronis dan terkadang kasusnya pun cukup berat.

 Model vitiligo

Tak hanya itu, vitiligo juga menyebabkan terjadinya psiko-sosial terhadap pengidapnya. Sebab bercak putih yang keluar, bisa menurunkan rasa percaya diri.

Akan tetapi, kata dr. Hanny, tak semua pengidap vitiligo mengalami psiko-sosial. Hanya sebagian dan masih bisa membangun rasa percaya dirinya.

"Artinya tidak semua pasien vitiligo itu mengalami psiko-sosial, ya. Jadi hanya beberapa yang berat saja," ujarnya saat konferensi pers virtual bertajuk Self Love Movement Regents Indonesia, Senin (21/6/21).

Lebih lanjut, vitiligo masih bisa disembuhkan secara perlahan. Serta penyakit ini tidak boleh didiamkan begitu saja, karena khawatir akan semakin menyebar.

Kemudian dr. Hanny menjelaskan, pasien vitiligo harus tetap percaya diri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Menurutnya, banyak contoh orang yang tetap berkarya.

Misalnya salah seorang model yang mengidap vitiligo, ia tetap maju dan malahan jadi inspirasi bagi banyak orang.

Sementara itu, Indonesia sendiri belum memiliki data resmi terkait jumlah pengidap vitiligo. Hal ini menjadi tugas yang harus dilakukan oleh para tenaga medis, khususnya dokter kulit.

"Data di Indonesia belum terdata dan tersedia dengan baik. Dan mungkin ini merupakan PR kita, untuk melakukan pendataan pasien-pasien vitiligo di seluruh Indonesia," pungkasnya.

(DRM)