Share

Vaksin AstraZeneca Gratis dari India Diharapkan Bisa Dikirim Mei Mendatang

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 11:49 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)

ADA perkembangan terbaru terkait distribusi Vaksin AstraZeneca gratis untuk negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemberian vaksin covid-19 ini melalui program COVAX yang dipelopori Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seperti dilansir laman Reuters, Senin (29/3/2021), UNICEF mengumumkan bahwa Vaksin AstraZeneca gratis produksi Serum Institute of India (SII) diharapkan sudah bisa dikirim ke negara-negara berkembang dan miskin di dunia melalui COVAX pada bulan Mei mendatang.

Baca juga: India Tunda Ekspor Vaksin AstraZeneca untuk COVAX, Ini Alasannya 

"Pengiriman Vaksin AstraZeneca SII diharapkan akan mulai didistribusikan kembali pada Mei mendatang. Dengan pengiriman mengejar ketinggalan untuk mencapai alokasi penuh untuk setiap peserta hingga Mei," jelas juru bicara UNICEF melalui surat elektronik.

Diterangkan bahwa saat ini COVAX sedang berdiskusi dengan Pemerintah India untuk mengamankan stok pasokan vaksin pada April mendatang.

COVAX sendiri diketahui mengharapkan Serum Institute of India dapat memberikan total sekira 90 juta dosis vaksin pada Maret dan April mendatang. Saat ini COVAX disebutkan sudah menerima sekira 28 juta dosis vaksin.

Baca juga: Bakal Digunakan di Indonesia, Ini 5 Rekomendasi Badan POM Terkait Vaksin AstraZeneca 

Berdasarkan pernyataan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom, sejauh ini COVAX sudah mendistribusikan sebanyak 32 juta dosis vaksin ke 61 negara di dunia, tapi 36 negara diketahui masih tengah menunggu vaksin untuk memulai program vaksinasi nasional.

Sementara Serum Institute of India sebagai produsen vaksin terbesar di dunia menyatakan bakal memprioritaskan kebutuhan vaksin covid-19 untuk vaksinasi nasional alias kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Terlebih lagi, adanya peningkatan kasus infeksi di India.

(han)

1
1