Share

Lakukan Teknik Pernapasan Ini Supaya Tidak Sesak saat Olahraga Lari

Uthari Handayani, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 14:37 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi olahraga lari. (Foto: Fotorech/Pixabay)

LARI merupakan olahraga yang membutuhkan banyak oksigen dan teknik pernapasan yang baik. Di setiap penambahan aktivitasnya akan membuat tubuh terengah-engah. Maka itu, tubuh akan merespons dengan penarikan napas yang cepat untuk menambah jumlah oksigen serta mengurangi karbondioksida.

Dalam menjalankan olahraga lari diperlukan beberapa teknik pernapasan supaya tidak mengalami sesak saat sedang melakukannya. Dimulai dari menyesuaikan kecepatan hingga posisi badan.

Baca juga: Supaya Cepat Sembuh, Pasien Covid-19 Wajib Hindari 5 Asupan Ini 

Berikut ini daftar teknik pernapasan yang bisa dipraktikkan supaya terhindar dari sesak napas ketika olehraga lari, seperti dikutip dari Times of India.

1. Pemanasan

Jangan sampai melewatkan pemanasan sebelum berolahraga. Lakukanlah peregangan dan joging ringan selama 10 sampai 15 menit agar meningkatkan performa saat berlari dan dimudahkan untuk mengatasi sesak napas.

2. Latihan teknik pernapasan

Melatih teknik pernapasan akan meningkatkan kapasitas paru-paru dan mampu membuatnya menampung lebih banyak oksigen. Pernapasan diafragma, pernapasan lubang hidung, dan pernapasan dengan mengerucutkan bibir adalah beberapa latihan pernapasan yang bisa dilakukan.

Baca juga: Jalan vs Lari, Mana Lebih Baik Turunkan Berat Badan? 

3. Bernapas secara ritmis

Ketika olahraga lari gunakanlah hidung dan mulut untuk bernapas. Ikuti juga aturan umum bernapas saat berolahraga yang harus diselaraskan dengan gerakan yang diambil. Bernapas secara ritmis membuat tubuh mengambil banyak oksigen dan mengurangi tekanan pada tubuh.

4. Sesuaikan kecepatan

Memaksakan diri untuk berolahraga lebih keras tidak akan menghasilkan kesehatan yang diinginkan. Ini justru membuat tubuh kesakitan dan mengalami kondisi yang buruk. Dengan begitu diperlukan kesesuaian kemampuan dalam mengerahkan kerja otot dan pernapasan. Saat mengalami sesak, berhentilah sejenak untuk menormalkan sistem pernapasan.

Baca juga: Viral Wanita Lari 1,6 Km dalam Kondisi Hamil Tua 

5. Posisi badan

Posisi badan juga perlu diperhatikan karena bisa memengaruhi kerja napas. Jika posisi badan terlalu bungkuk akan mempersulit untuk bernapas secara benar. Pastikan berlari dengan posisi tegak untuk memperlancar aliran udara yang masuk dan keluar dari tubuh.

Olahraga lari. (Foto: Tikkho Maciel/Unsplash)

1
2