Share

Turunkan Berat Badan Bisa Tanpa Diet atau Olahraga Lho, Ikuti 6 Cara Ini

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 12:09 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi menurunkan berat badan. (Foto: Drobotdean/Freepik)

4. Jauhkan makanan tidak sehat

Menyimpan makanan tidak sehat di tempat yang terlihat dapat meningkatkan rasa lapar dan mengidam, menyebabkan Anda makan lebih banyak. Ini juga terkait penambahan berat badan.

Satu studi baru-baru ini menemukan bahwa jika makanan berkalori tinggi lebih terlihat di dalam rumah, penghuni lebih cenderung memiliki berat badan lebih daripada orang yang hanya menyimpan semangkuk buah yang terlihat.

Simpan makanan tidak sehat agar tidak terlihat, seperti di lemari atau lemari, sehingga kecil kemungkinannya untuk menarik perhatian Anda saat lapar. Di sisi lain, jaga agar makanan sehat tetap terlihat di meja Anda dan letakkan di depan dan tengah lemari es.

Baca juga: Berat Badan Cepat Naik, Mungkin 5 Hal Ini Penyebabnya 

Makanan sehat

5. Makan makanan kaya serat

Makan makanan kaya serat dapat meningkatkan rasa kenyang. Ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Penelitian juga menunjukkan bahwa satu jenis serat, serat kental, sangat membantu menurunkan berat badan. Ini meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan.

Serat kental membentuk gel saat bersentuhan dengan air. Gel ini meningkatkan waktu penyerapan nutrisi dan memperlambat pengosongan perut Anda.

Serat kental hanya ditemukan pada makanan nabati. Contohnya termasuk kacang-kacangan, sereal oat, kubis Brussel, asparagus, jeruk, dan biji rami. Suplemen penurun berat badan yang disebut glukomanan juga sangat tinggi serat kental.

Baca juga: Hobi Makan Sambil Nonton TV, Ini Cara Kontrol Asupan agar Tak Berlebihan 

6. Teratur minum air

Minum air putih dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan, terutama jika meminumnya sebelum makan. Sebuah penelitian terhadap orang dewasa menemukan bahwa minum setengah liter (17 ons) air sekira 30 menit sebelum makan mengurangi rasa lapar dan mengurangi asupan kalori.

Objek penelitian yang minum air sebelum makan kehilangan 44 persen lebih banyak berat badan selama 12 minggu dibandingkan mereka yang tidak. Jika Anda mengganti minuman sarat kalori – seperti soda atau jus– dengan air, mungkin mengalami efek yang lebih besar.

(han)