Share

Sejarah Singkat Hari Dokter Nasional dan Terbentuknya IDI

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 11:31 WIB
$detail['images_title']
Ikatan Dokter Indonesia. (Foto: IDI)

STOVIA berhasil mencetak dokter-dokter pejuang kemerdekaan, salah satunya ialah dr Sutomo. Ia bersama Gunawan Mangunkusumo, Cipto Mangunkusumo, dan RT Ario Tirtokusumo mendirikan Boedi Oetomo. Para pendiri Boedi Oetomo merasa bahwa untuk bisa lebih maju maka bidang yang harus menjadi perhatian utama adalah pendidikan dan pengajaran.

Baca juga: Cegah Klaster Libur Panjang, Perlukah Ada Penutupan Wilayah? 

Organisasi ini punya motif sebagai organisasi modern yaitu punya pemimpin, ideologi, dan anggota yang jelas. Motif itu diikuti oleh banyak organisasi lain yang membawa pengaruh kepada perubahan sosial politik.

Dokter pejuang kemerdekaan selanjutnya adalah dr Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, dan Suwardi Suryaningrat yang merupakan pendiri Indische Partij. Pendirian partai ini bertujuan mempersiapkan kehidupan bangsa Indonesia yang merdeka.

Baca juga: Anak-Anak Butuh Gizi Baik untuk Bertahan di Tengah Pandemi 

Mengusung semboyan Hindia for Hindia yang berarti Indonesia hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang menetap dan bertempat tinggal di Indonesia tanpa terkecuali dan tanpa memandang apa pun jenis bangsanya. Hindia sendiri adalah sebutan Indonesia pada masa pergerakan nasional.

(han)