Share

Keuntungan Transplantasi Ginjal Ketimbang Hemodialisa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 19:00 WIB
$detail['images_title']
(Foto: Ndtv)

TRANSPLANTASI ginjal menjadi salah satu cara terbaik untuk menyembuhkan pasien gagal ginjal. Dengan adanya ginjal sehat yang didapat dari donor, maka fungsi ginjal untuk pengeluaran zat sisa, racun, maupun cairan menjadi normal, kualitas hidup pasien dapat meningkat.

Selain itu pasien juga dapat beraktivitas normal seperti sebelum mengalami penyakit ginjal. Berdasarkan studi, pasien penyakit ginjal tahap akhir yang menjalani prosedur transplantasi memiliki rata-rata harapan hidup lebih lama dibandingkan pasien yang menjalani prosedur cuci darah.

Pokja Transplantasi Ginjal RSCM, Departemen Urologi FKUI-RSCM, Dr. dr. Nur Rasyid, SpU (K), mengatakan dalam jangka panjang, prosedur transplantasi ginjal terhitung lebih ekonomis dibandingkan cuci darah.

“Beban finansial bagi pasien maupun penjamin pun menjadi lebih ringan. Cairan menjadi normal, kualitas hidup pasien dapat meningkat dan pasien dapat beraktivitas normal seperti sebelum mengalami penyakit ginjal,” kata dr. Nur, re-launching ‘Unit Layanan Transplantasi Ginjal RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jumat (11/9/2020).

Dokter Nur menekankan, mitos transplantasi ginjal hanya dapat dilakukan sebagai langkah terakhir setelah pasien menjalani cuci darah, adalah tidak tepat.

“Biaya transplantasi ginjal yang selama ini tidak dapat dijangkau oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, saat ini pun telah dapat dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” tuntasnya.

 Transplantasi ginjal menjadi salah satu cara terbaik untuk menyembuhkan pasien gagal ginjal.

Baca juga: Resep Bikin Sichuan Pepper Squid, Mudah dan Renyah

(ahl)