Share

Dokter Reisa: Suka Makan Junk Food Menstruasi Remaja Enggak Teratur

Mayang Magdalena Bengi, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 07:54 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Freepik)

Dokter Reisa menambahkan, orangtua harus mengambil peran penting bagi makanan anak. Karena pola makan remaja juga masih berada dalam pengawasan orangtua.

"Kalau enggak boleh jangan disediakan di rumah, gantilah dengan makanan yang lebih sehat. Nah, membiasakan makan junk food juga bisa jadi orangtua, remaja ini masih dalam kontrol orangtua," tambah dia.

Karena itu, mulai sekarang orangtua mencoba membiasakan menyiapkan makanan yang sehat di rumah. Terutama makan sayur dan buah dengan kombinasi menu lezat disukai para remaja.

Dokter Reisa menyebut, Indonesia punya beragam kuliner khas dan enak berbahan dasar sayur. Selain itu, orangtua juga bisa membuat anak remaja suka makan sayur dengan masakan rumahan yang lebih sedap.

"Harus diperbaiki dengan pola makan sehari-hari dari sarapan, karena banyak yang enggak sarapan atau sarapan enggak benar, makan sayur buah dianggap sepele," pungkas dia.

(dwk)