Share

Cegah Bertambahnya Klaster Perkantoran, Cukupkah Jaga Jarak dan Cuma Pakai Masker?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 09:12 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Freepik)

PENYEBARAN virus corona di dalam kantor semakin mengkhawatirkan. Klaster perkantoran mulai ada sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Informasi mengenai klaster perkantoran baru-baru ini juga menjelaskan, kalau kasus Covid-19 bukan hanya terjadi di Kantor RRI. Tetapi juga di Bank BCA SCBD Jakarta, bahkan butik Dior di Plaza Senayan pun dikabarkan tutup sementara karena adanya kasus positif Covid-19.

Baca Juga: Ahli Sebut Pasien Covid-19 Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi, Solusinya?

Hal ini menjadi perhatian penting bagi seluruh karyawan kantor yang sudah menjalankan rutinitas di new normal. Anda tidak bisa lagi menyepelekan protokol kesehatan, salah satunya adalah menjaga jarak aman untuk mencegah pertambahan klaster perkantoran.

mask

Ya, jaga jarak minimal 1,5 meter antarorang menjadi upaya pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat agar terhindar dari paparan virus corona. Ini pun perlu dilakukan para karyawan di perkantoran. Tidak boleh lagi ada satu teman kantor yang bekerja tepat di samping Anda.

Namun, kekhawatiran pun semakin besar karena pernyataan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menjelaskan kalau virus corona memungkinkan menyebar lewat udara di ruangan tertutup. Jadi, bisa dikatakan bahwa kantor yang tak memiliki sirkulasi udara baik berisiko jadi sarang corona.

Lantas, bagaimana dengan nasib para karyawan yang bekerja di ruangan berventilasi buruk? Apakah kondisinya sama dengan ruangan AC sentral?

Diterangkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, SpPD, jaga jarak 2 meter antarorang itu harus. Tidak hanya itu, karyawan di kantor yang ruangannya tertutup wajib menggunakan masker.

kantor

"Seperti protokol kesehatan dasar, Anda mesti pakai masker, jaga jarak aman, sering-sering cuci tangan, dan jaga daya tahan tubuh," tuturnya pada Okezone, beberapa waktu lalu.

Dokter Indah pun menyarankan, agar para pekerja dengan kondisi kantor AC sentral agar sesering mungkin keluar dari ruangan tempat kerjanya. Lalu Anda harus mencari taman terdekat atau setidaknya keluar gedung.

"Usahakan untuk cari udara segar sesering mungkin," tambahnya.

Sejalan dengan dr Indah, Mantan Jubir Covid-19 Achmad Yurianto pun pernah menjelaskan bahwa ruangan yang tidak memiliki sirkulasi udara baik atau yang hanya mengandalkan pendingin ruangan adalah area yang mesti diwaspadai.

Karena itu, Anda yang berada di kantor yang tidak memiliki sirkulasi udara baik, sangat disarankan jaga jarak dan tetap pakai masker. Sebab, risiko penularan virus corona di ruangan seperti itu cukup besar.

yuri

"Jangan menganggap teman satu kerjaan Anda orang yang aman, karena dia berasal dari lingkungan dan area risiko yang berbeda dengan Anda," ungkap Yuri.

1
3