Share

Anak Muda Mau Hangout, Apa Risiko Nongkrong di Kafe?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 10:58 WIB
$detail['images_title']
Nongkrong di kafe (Foto: LBB)

Terkurung di rumah selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat jenuh. Terutama anak muda yang biasanya hobi nongkrong.

Kini, di era new normal, semua itu dikabulkan. Pusat perbelanjaan, perkantoran, bahkan rumah makan juga kembali dibuka. Kendati demikian, pasti anak-anak muda sudah tak sabar untuk kumpul-kumpul sama teman.

 nongkrong di kafe

Tetapi, tahukah Anda risiko yang mengintai jika berkumpul di kafe? Melansir dari Mlive pada Senin (27/7/2020), berkumpul atau makan di kafe memiliki level risiko 6, dari skala 10-1.

Ini berarti, berkumpul bersama teman-teman di kafe cukup berisiko ya Okezoners. Pasalnya, saat makan orang-orang tidak mengenakan masker.

Para ahli mengatakan, makan di restoran indoor lebih berisiko daripada outdoor. Pasalnya, sirkulasi udara indoor lebih sempit dibanding outdoor. Terlebih orang-orang tidak mengenakan masker saat makan.

Dengan demikian, virus jadi lebih mudah untuk menyebar. Bahkan yang jauhnya lebih dari 6 kaki.

Jika Anda ingin melakukannya, Dokter Penyakit Menular Matthew Sims mengatakan, duduklah di meja yang tidak dilalui banyak orang. Jadi, sebisa mungkin hindari meja di dekat pintu masuk ataupun kamar mandi.

Baca juga: Netizen Rindu Jubir Covid-19, Yuri: Saya Bersyukur

Disisi lain, pihak restoran juga terus meningkatkan kualitasnya untuk memberikan kenyamanan pelanggan dalam bersantap ria di restoran.

Seperti pengaturan jarak meja, wajib diukur suhu tubuh ketika masuk, menyediakan desinfektan dan hand sanitizer, serta memperhatikan kebersihan tempat maupun makanan yang disajikan.

(DRM)