Share

Apa Beda Gejala Covid-19 dan Ebola?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 15:04 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Shutterstock)

VIRUS corona Covid-19 menjadi penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat saat ini. Meski demikian, ada banyak penyakit lain yang tak kalah mengerikannya dengan Covid-19, salah satunya adalah ebola.

Tentunya kedua penyakit ini memiliki ciri dan gejala yang berbeda-beda satu sama lainnya. Beberapa gejalanya hampir serupa, oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan oleh masing-masing penyakit ini.

Merangkum dari Healthline, Selasa (3/6/2020), berikut beberapa perbedaan gejala Covid-19 dan Ebola. Jangan sampai keliru ya.

Ebola

ebola

Ebola pertama mewabah pertama kalinya pada periode 2014 hingga 2016. Gejala ebola yang paling sering muncul adalah demam, sakit dan nyeri, lemah, diare, dan muntah. Hampir mirip dengan Covid-19, Ebola menyebar melalui cairan tubuh (darah, keringat, tinja) dan kontak dekat; paling menular menjelang akhir penyakit

Saat ini perawatan yang diberikan untuk pasien ebola adalah tindakan suportif. Beberapa diantara adalah pemberian cairan IV dan rehidrasi oral. Saat ini vaksin untuk mencegah penyakit ebola belum ditemukan.

Covid-19

corona

Kasus infeksi Covid-19 pertama di dunia terjadi di Wuhan, China pada Desember 2019. Gejala umum yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah batuk, demam, serta napas pendek. Menurut penelitian, 80 persen orang yang terinfeksi Covid-19 kasusnya ringan.

Penularan penyakit ini yakni melalui melalui tetesan pernapasan (droplets) bersama dengan kotoran dan sekresi tubuh lainnya. Hampir sama dengan ebola, pasien positif Covid-19 hanya akan diberikan perawatan suportif seperti penghilang rasa sakit dan pengurang demam untuk meringankan gejala.

Pemberian antibiotik juga dapat membantu mengobati pneumonia. Saat ini belum ada obat maupun vaksin yang efektif untuk mengobati penyakit ini. Para ilmuwan dan peneliti masih terus berupaya untuk menemukan obatnya.

1
2