Share

Kenali Kanker Lambung dan Gejalanya yang Diderita Naek L Tobing Sebelum Positif Corona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 06 April 2020 21:00 WIB
$detail['images_title']
Dokter Naek L Tobing. (Foto: Facebook/Dormahn Pinda Hutajulu)

Kabar duka datang dari dunia medis Indonesia. Pada Senin (6/4/2020), pukul 10.11 WIB,  dr Naek L Tobing SpKJ meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan.

Dr Naek L Tobing menghembuskan napas terakhir pada usia 79 tahun.

Sebelumnya, dr Naek L Tobing memang telah dikonfirmasi positif virus corona dan menderita penyakit penyerta lainnya.

Salah satu penyakit yang dideritanya adalah kanker lambung. Hal tersebut dikonfirmasi oleh sang putri tercinta, Dokter Katrin, melalui sebuah pesan singkat.

naek

"Terima kasih ya semuanya. Bapak udah senang, tidak lagi menderita. Dia sakit kanker lambung sudah stage 4 dan sudah menyebar. Seminggu terakhir bapak juga positif corona. Jadi memang pertarungan yang impossible. Dan makanya penguburan langsung hari ini juga," tulisnya, seperti yang diterima Okezone.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang gejala dan faktor-faktor yang memicu terjadinya kanker lambung, berikut Okezone rangkumkan ulasannya. Dirangkum Okezone, kanker lambung terjadi akibat adanya perubahan genetik pada sel lambung, yang menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh secara tidak normal dan tidak terkendali. Sel-sel inilah yang disebut sel kanker.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya perubahan genetik pada sel lambung. Kendati demikian, ada beberapa faktor yang diklaim dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker lambung.

Mulai dari merokok, berusia di atas 55 tahun, berjenis kelamin laki, memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker lambung, dan pernah menjalani operasi pada lambung.

Selain itu, penyakit ini juga dipicu oleh gaya hidup sehat dan pola makan yang tidak seimbang. Contohnya sering mengonsumsi daging, terutama daging olahan, sering mengonsumsi makanan olahan dan tinggi garam, sering minum minuman beralkohol, tidak menyimpan dan memasak makanan dengan benar, jarang makan sayur dan buah, jarang olahraga, dan kelebihan berat badan atau obesitas.

Kanker lambung atau perut termasuk penyakit langka bila dibandingkan jenis kanker lainnya. Gejalanya pun cukup bervariasi.

Menurut laporan Mayoclinic, ada beberapa gejala umum yang diidap oleh para penderita kanker lambung. Antara lain kelelahan, merasa kembung setelah makan, merasa kenyang setelah mengonsumsi sedikit makanan, mulas yang parah dan persisten, mengalami gangguan pencernaan, serta menurunnya berat badan secara drastis.

kanker lambung

Oleh karena itu, bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter gastroenterologi. Dia dapat melakukan tindakan yang disebut teropong lambung (gastroskopi), untuk melihat kondisi lambung Anda.

1
3