Share

Mengenal Istilah Dormant Pada Penyakit Tuberkulosis

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 19:15 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: RD)

Untuk TB dormant, disebutkan sebetulnya tidak diperlukan pengobatan. Namun dinilai baik untuk dilakukan, mengingat bakteri ini bisa sewaktu-waktu aktif kembali. Pengobatannya sendiri biasanya meliputi konsumsi vitamin dan antibiotik.

Sementara itu, ketika seseorang dengan infeksi TB batuk atau bersin, tetesan yang mengandung mycobacterium tuberculosis dikeluarkan ke udara. Nah, saat orang lain menghirup udara yang mengandung tetesan ini, maka ia mungkin saja bisa terinfeksi.

Meski ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melalui udara, tapi tidak semua orang yang terinfeksi bakteri tuberkulosis menjadi sakit. Dengan ini maka ada dua kondisi terkait tuberkulosis, yakni infeksi tuberkulosis laten dan penyakit tuberkulosis.