Share

Mengenal Istilah Dormant Pada Penyakit Tuberkulosis

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 19:15 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi. (Foto: RD)

SELAIN virus corona, salah satu penyakit yang juga menyerang pernapasan adalah tuberkulosis (TB). TB bahkan sudah tak asing di kalangan masyarakat Indonesia.

Karenanya, data per tahun 2019 menyebutkan bahwa Indonesia menduduki peringkat nomor tiga penyakit tuberkulosis di dunia. Ini artinya begitu banyak orang Indonesia yang mengidap penyakit TB.

Tuberkulosis sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis yang menyebar dari orang ke orang lain melalui udara. Meski penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, namun disebutkan juga bisa memengaruhi bagian tubuh lainnya, seperti otak, ginjal, hingga tulang belakang.

tb

Dalam tuberkulosis ada yang disebut dengan dormant. Dormant adalah sifat dari kuman penyebab tuberkulosis, yakni bisa aktif hidup kembali. Dengan karateristik yang dimiliki, bakteri yang tadinya tidur atau biasa disebut dengan istilah TB laten ada dapat menjadi bangun aktif lagi dan menyebabkan penyakit simtomatik.

Untuk TB dormant, disebutkan sebetulnya tidak diperlukan pengobatan. Namun dinilai baik untuk dilakukan, mengingat bakteri ini bisa sewaktu-waktu aktif kembali. Pengobatannya sendiri biasanya meliputi konsumsi vitamin dan antibiotik.

Sementara itu, ketika seseorang dengan infeksi TB batuk atau bersin, tetesan yang mengandung mycobacterium tuberculosis dikeluarkan ke udara. Nah, saat orang lain menghirup udara yang mengandung tetesan ini, maka ia mungkin saja bisa terinfeksi.

Meski ditularkan dari satu orang ke orang lainnya melalui udara, tapi tidak semua orang yang terinfeksi bakteri tuberkulosis menjadi sakit. Dengan ini maka ada dua kondisi terkait tuberkulosis, yakni infeksi tuberkulosis laten dan penyakit tuberkulosis.

Perbedaannya, orang dengan infeksi TB laten tidak merasa sakit dan tidak memiliki gejala apa pun, terinfeksi mycobacterium tuberculosis tetapi tidak memiliki penyakit TB.

Sedangkan pada beberapa orang, bakteri mycobacterium tuberculosis itu menyerang pertahanan sistem kekebalan tubuh dan mulai berkembang biak, sehingga berkembang dari infeksi TB laten menjadi penyakit TBC. Demikian seperti dilansir Okezone dari Medicinenet dan CDC, Jumat (20/3/2020).

1
3