Share

Sesak saat Tidur, Kenali Gejala Sleep Apnea

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 18:00 WIB
$detail['images_title']
Tidur mendengkur (Foto : Shutterstock)

Sering merasa sesak napas ketika tidur? Bisa jadi Anda mengalami sleep apnea. Seperti diketahui sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti selama beberapa waktu saat tertidur.

Merangkum dari National Sleep Foundation, Jumat (13/3/2020), sleep apnea ditandai dengan jeda dalam pernapasan yang mencegah udara mengalir masuk atau keluar dari saluran udara orang yang sedang tidur.

Orang yang mengalami sleep apnea sering terbangun di malam hari sambil terengah-engah. Pernapasan yang berhenti mengurangi kadar oksigen dalam darah, dapat menyaring jantung dan sistem kardiovaskular, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Tidur Mendengkur

Beberapa ciri fisik seperti obesitas dan leher yang besar dapat berkontribusi pada sleep apnea. Untungnya sleep apnea ini dapat diobati. Pria dan wanita yang mendengkur keras (ngorok) dan memiliki jeda ketika mendengkur wajib dicatat. Mereka juga harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya.

Merangkum dari Mayo Clinic, berikut gejala sleep apnea yang paling umum dialami oleh masyarakat.:

1. Mendengkur keras

2. Waktu saat seseorang berhenti bernapas saat tidur. Biasanya akan dilaporkan oleh orang lain

3. Menghirup udara saat tidur

4. Terbangun dengan mulut kering

5. Sakit kepala pagi

6. Kesulitan tidur (insomnia)

7. Rasa kantuk di siang hari yang berlebihan (hypersomnia)

8. Kesulitan memperhatikan saat bangun tidur

9. Sifat lekas marah

(hel)