Share

Perempuan Bisa Hamil Setelah Berenang Bersama Pria? Ini Faktanya

Nada Husna, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 12:42 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto : Thatsnonsense)

Berbagai Rintangan Menghadang

Baju renang yang menutupi tubuh serta labia yang tertutup tidak akan bisa ditembus oleh sperma. Ditambah lagi penggunaan kontrasepsi oleh perempuan akan melindunginya dari kemungkinan hamil karena berenang di kolam renang bersama pria yang mengalami ejakulasi. Air kolam renang yang hangat dan juga kandungan bahan kimia (kaporit) di dalamnya, tentu saja bukan “lingkungan bersahabat” bagi sperma yang “tersesat”.

Tidak Punya Navigasi yang Baik

Sperma

Banyak yang percaya cairan sperma memiliki suar "homing" yang fantastis untuk memastikannya bergerak ke arah yang benar, seperti hiu mendeteksi aroma darah di lautan. Namun, itu tidak benar. Cairan sperma memiliki reseptor yang dapat membantu menemukan sel telur, tetapi ini hanya bekerja ketika sperma sudah sangat dekat dengan sel telur (dalam jarak per sekian milimeter). Di air kolam renang yang terbuka, maka cairan sperma tidak tahu arah yang harus ditujunyacke mana ia akan pergi.

Perempuan Tak Selalu Subur

Perlu dicatat bahwa seorang perempuan hanya mengalami masa subur sekitar 25% dari siklus menstruasi mereka. Ini berarti jika cairan sperma berhasil menggagalkan semua poin sebelumnya yang hampir tidak mungkin itu, hanya memiliki peluang yang relatif sangat kecil yang mengakibatkan seorang perempuan jadi hamil.

Maka, pada dasarnya tidak mungkin bagi seorang perempuan bisa hamil hanya karena berenang di kolam yang sama dengan pria yang mengalami ejakulasi.

(hel)